Menteri PDTT Persilakan Dana Desa Digunakan untuk Mitigasi Bencana

Kompas.com - 18/01/2020, 18:26 WIB
Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sabtu (18/1/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAMenteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sabtu (18/1/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memprediksi 50.000 desa akan terkena dampak bencana alam sepanjang tahun 2020.

Abdul Halim menjelaskan, wilayah desa yang terkena dampak bencana diperbolehkan menggunakan dana desa untuk program mitigasi bencana, seperti membuat tempat berkumpul serta rambu-rambu peringatan bencana.

"Namun, dana desa tidak bisa digunakan untuk persoalan tanggap darurat ketika terjadi bencana. Untuk mitigasi bencana boleh, karena memang ada desa yang berpotensi terkena bencana dengan berbagai varian, mulai dari banjir, longsor dan kekeringan," kata Abdul Halim ketika tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sabtu (18/1/2020).

Baca juga: Lantik 44 Kepala Desa, Bupati Semarang: Hati-hati Gunakan Dana Desa

Menurut Abdul Halim, dana desa bisa dicairkan sebanyak 40 persen pada awal Januari 2020.

Untuk proses mitigasi bencana, dana desa diharapkan digunakan secara jelas dan efisien.

"Tidak diploting berapa persen penggunaan, yang jelas efektif, efisien, dan berhasil guna," ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumsel, Yusnin menambahkan, ada peningkatan dana desa pada tahun 2020. Pada tahun 2019 sebesar Rp 2,6 triliun, kini meningkat menjadi Rp 2,7 triliun.

"Ada peningkatan 100 miliar, ini juga difokuskan untuk mitigasi bencana seperti karhutla dan banjir di Sumsel," jelas Yusnin.

Baca juga: Polda Papua Tangani 5 Kasus Korupsi Dana Desa, dengan Kerugian Negara Rp 4 Miliar Lebih



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X