Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kompas.com - 17/01/2020, 22:00 WIB
Ladang ganja seluas tiga hektare ditemukan petugas perbukitan Talang Padi Ampe, kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Dari penemuan tersebut, petugas mengamankan tiga orang, yang satu diantaranya berinisial R sebagai kurir, Jumat (17/1/2020). ISTIMEWA/POLRES PAGARALAMLadang ganja seluas tiga hektare ditemukan petugas perbukitan Talang Padi Ampe, kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Dari penemuan tersebut, petugas mengamankan tiga orang, yang satu diantaranya berinisial R sebagai kurir, Jumat (17/1/2020).

PAGARALAM, KOMPAS.com - Tiga hektar lahan tanaman ganja di lereng Gunung Dempo Pagaralam Sumatera Selatan ditemukan polisi dari Satuan Narkoba Polres Pagaralam Jumat (17/1/2020).

Penemuan tiga hektar lahan tanaman ganja itu hasil dari pengembangan penangkapan bandar narkoba di Kota Pagaralam beberapa jam sebelumnya.

Dari video amatir yang diterima Kompas.com terlihat, tampak polisi sedang mencabut tanaman ganja yang masih berumur antara 3-4 bulan.  

Tanaman ganja itu terlihat tumbuh di sela-sela semak belukar di lahan yang belum lama terbakar.

Baca juga: Polisi Pagaralam Temukan 3 Hektar Lahan Ganja di Tengah Semak Belukar

Jalan kaki 4 jam

Sedikitnya 300 batang tanaman ganja yang masih muda berhasil dikumpulkan dalam operasi yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Dolly Gumara.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, lokasi ladang ganja yang ditemukan masuk dalam  lokasi Talang Bukit Padi Ampe Kecamatan Dempo Selatan Pagaralam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dolly menambahkan untuk mencapai lokasi ia dan anggotanya harus berjalan kaki selama 4 jam menyusuri jalan mendaki.

“Saya dan anggota harus berjalan kaki menyusuri bukit hingga pukul 3 pagi untuk mencapai lokasi, saat tiba kami melihat ada gubuk, saya lalu perintahkan anggota mematikan senter dan menggerek gubuk tersebut, ternyata ada 2 orang yang langsung kami amankan,” kata Dolly. 

Baca juga: Satu Hektar Lahan Ganja di Aceh Dimusnahkan

Gerebek pondok, amankan 2 orang

Setelah mengamankan 2 orang yang berada di dalam pondok, polisi lalu menunggu pagi dan kembali melakukan penelusuran mencari tanaman ganja.

“Akhirnya ditemukan ratusan tanaman ganja yang masih berumur muda yang ditanam dengan cara disamarkan di antara semak belukar yang lokasinya 30 menit dari gubuk tadi,” jelas Dolly

Pohon ganja yang ditemukan segera dicabut untuk dimusnahkan.

Kasus penemuan ladang ganja ini saat ini terus didalami untuk dilakukan pengembangan. 

Baca juga: Polisi Musnahkan Ladang Ganja Seluas Satu Hektar Siap Panen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.