Polisi Musnahkan Ladang Ganja Seluas Satu Hektar Siap Panen

Kompas.com - 04/01/2020, 00:14 WIB
Ilustrasi ladang ganja KOMPAS.com/RAJA UMARIlustrasi ladang ganja
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Ladang ganja seluas satu hektare siap panen berhasil ditemukan polisi di Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Provinsi Bengkulu, Jumat (3/1/2020).

Menurut Kasat Narkoba Polres Rejang Lebong Edi Suprianto, tanaman ganja yang berhasil ditemukan di ladang tersebut sudah besar atau siap panen. Karena memiliki ketinggian sekitar satu hingga dua meter.

Penemuan ladang ganja itu, menurutnya hasil dari penyelidikan polisi yang dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

Baca juga: Polisi Temukan 1 Hektare Ladang Ganja di Bengkulu

Namun demikian, saat polisi tiba di lokasi pemilik ladang tidak ada di tempat.

Hanya saja, informasi terkait pemiliknya sudah berhasil dikantongi polisi.

"Pemilik ladang berinisial T, hingga saat ini tim masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pemilik ladang ganja tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menuju lokasi ladang ganja itu polisi harus menempuh waktu perjalanan sekitar tiga jam.

Meskipun luas ladang mencapai sekitar satu hektare, namun ia menjelaskan tidak semuanya ditanam ganja. Melainkan juga cabe dan jahe.

Setelah berhasil mendapatkan barang bukti, sebagian tanaman ganja dimusnahkan polisi di lokasi.

"Sebagian barang bukti kami musnahkan di lokasi, dan untuk keperluan penyelidikan barang bukti sebanyak tiga karung batang ganja kami amankan di Mapolres," tambah dia.

Penulis : Kontributor Bengkulu, Firmansyah | Editor : Egidius Patnistik



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Regional
Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Regional
Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Regional
Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X