Sudah Satu Minggu Ribuan Rumah di Kota Malang Krisis Air Bersih

Kompas.com - 17/01/2020, 13:21 WIB
Sejumlah warga di Perumahan Bulan Terang Utama Kota Malang saat antri air yang disalurkan dari tangki, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSejumlah warga di Perumahan Bulan Terang Utama Kota Malang saat antri air yang disalurkan dari tangki, Rabu (15/1/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Sudah satu minggu ribuan rumah di Kota Malang mengalami krisis air.

Penyebabnya, pipa transmisi 500 mm saluran air PDAM Kota Malang bocor.

Pipa tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2014.


Pipa itu bocor pada Jumat (10/1/2020) di Jalan Raya Kidal, Tajinan, Kabupaten Malang.

Baca juga: Pipa PDAM Bocor, 21.000 Rumah di Kota Malang Krisis Air Bersih

Kemudian pada Senin (13/1/2020), jaringan pipa yang sama kembali bocor di Desa Pulungdowo, Tumpang, Kabupaten Malang.

Data PDAM Kota Malang menyebutkan, sekitar 21.000 sambungan rumah terdampak bocornya pipa tersebut. Rumah-rumah itu akhirnya mengalami krisis air bersih.

"Air PDAM di rumahku sudah mati sejak Sabtu (11/1/2020)," kata Avirista Midaada, warga Perum Bulan Terang Utama (BTU) Kota Malang, Jumat (17/1/2020).

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Avirista bersama warga lainnya memanfaatkan air kran milik perumahan.

Namun, air yang bersumber dari sumur tersebut tidak bisa dimanfaatkan selama 24 jam dan debitnya terbatas.

Aliran air PDAM di rumahnya memang kerap mati. Terhitung sejak pertengahan Bulan Desember 2019 hingga saat ini, aliran air bersih itu sudah tiga kali mati.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X