Ada 9 Gempa Susulan Setelah Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kupang

Kompas.com - 15/01/2020, 23:57 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan kali gempa bumi susulan dengan magnitudo kecil melanda wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasca gempa dengan magnitudo 5,9, Rabu (15/1/2020) sore.

Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Robert Owen Wahyu mengatakan, gempa susulan itu dengan magnitudo mulai dari 2,7 hingga 3,5.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kupang, ASN Berhamburan Keluar Kantor

Gempa susulan pertama, lanjut Robert, dengan magnitudo 3.2 terjadi pada pukul 16.23 WITA. Selanjutnya, gempa susulan kedua dengan magnitudo 2.7 terjadi pukul 16.44 WITA.

Kemudian gempa ketiga terjadi pukul 16.58 WITA dengan magnitudo 3,5 lalu disusul gempa keempat dengan magnitudo 3 pada pukul 17.09 WITA.

"Gempa kelima dengan magnitudo 3,4 terjadi pukul 18.01 WITA," ujar Robert, Rabu malam.

Baca juga: Gempa Hari Ini: Terjadi 6 Lindu, Maluku, Kupang, Papua, dan Sukabumi

Gempa keenam dengan magnitudo 2,8 terjadi pada pukul 18.55 WITA, disusul gempa ketujuh pada pukul 19.09 WITA dengan magnitudo 3,5, gempa kedelapan dengan magnitudo 2,9 pada pukul 19.53 WITA dan gempa kesembilan pada pukul 20.16 WITA dengan magnitudo 4,2.

"Hingga kini, kami belum mendapatkan informasi soal kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut," pungkasnya.

Baca juga: 3 Hal ini Bisa Dipelajari dari Gempa Bumi Tsunami di Mentawai 2010

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X