Menteri Basuki dan Ridwan Kamil Tengok Proyek Terowongan yang Sempat Mangrak Belasan Tahun

Kompas.com - 13/01/2020, 18:02 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau kondisi Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung, Senin (13/1/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIMenteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau kondisi Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung, Senin (13/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau kondisi Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung, Senin (13/1/2020).

Dalam tinjauannya, Basuki mengatakan bahwa dua terowongan itu telah bisa difungsikan secara maksimal.

Basuki mengatakan, proyek yang sempat mangkrak belasan tahun lalu itu kini sudah dirasakan manfaatnya.

Baca juga: Hibahkan Motor Baca untuk 24 Daerah, Ridwan Kamil Ingin Warganya Tak Konsumsi Hoaks


Ia menuturkan, sejak 17 Desember 2019 lalu hujan deras turun di wilayah Bandung Raya yang menggenang wilayah langganan banjir di Dayeuhkolot dan sekitarnya.

Saat genangan mulai meninggi, dua terowongan dibuka untuk mempercepat aliran air.

"Kemarin 17 Desember tinggi hujannya, ternyata juga dites oleh BBWS kita tunggu Dayeuhkolot hampir banjir masyarakat mau mengungsi pas dibuka jam 11.15 malam jam 5 pagi sudah surut. Jadi lima jam ini berfungsi. Saya kira ini salah satu solusi untuk penendali banjir," kata Basuki.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan meresmikan terowongan Nanjung akhir bulan nanti.

"Ini sudah diperasikan tinggal tunggu Pak Gubernur mengundang Pak Presiden," ungkap Basuki.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, kehadiran terowongan Nanjung cukup berdampak signifikan terhadap pengendalian banjir.

Baca juga: Polemik Stadion GBLA dan Nasib Persib, Ridwan Kamil Siap Bantu Jika Diminta

Ia mengatakan, saat banjir melanda Jabodetabek awal tahun lalu, kondisi banjir di wilayah Bandung Raya relatif tak parah.

"Solusi penanganan air yang potensinya banjir sedang berproses dan sudah berproses banyak. Jadi waktu banjir Jabodetabek di cekungan Bandung tak ada bertia luar biasa karena selama ini air yang selalu ngumpul di titik itu berhasil dialirkan setelah dioperasikannya dua terowongan Curug Jompong. Kalau gak ada halangan akhir bulan kami undang untuk meresmikan," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelompok Egianus Bergerak ke Tembagapura, Kapolda Papua: Dia Membunuh Saudaranya Sendiri

Kelompok Egianus Bergerak ke Tembagapura, Kapolda Papua: Dia Membunuh Saudaranya Sendiri

Regional
Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Regional
Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X