Cegah Timbulnya Penyakit Pascabanjir, Warga Diajak Tak Buang Sampah Sembarangan dan Normalisasi Saluran Air

Kompas.com - 09/01/2020, 17:52 WIB
Sejumlah warga tengah duduk di rumah yang terdampak banjir di Dusun Pengasinan Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (1/1/2019). KOMPAS.COM/FARIDASejumlah warga tengah duduk di rumah yang terdampak banjir di Dusun Pengasinan Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (1/1/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Untuk mencegah timbulnya penyakit pascabanjir masyarakat diajak tak membuang sambah sembarangan dan membersihkan saluran air.

Hal itu disampaikan Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Haryo Wibowo, ditemui di sela kegiatan di Kantor Bupati Karawang, Kamis (9/1/2020).

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal. Sebab, pascabanjir biasanya mudah timbul wabah penyakit," kata Medi. 

Pihaknya, kata dia, telah meninjau sejumlah wilayah di Karawang yang dilanda banjir.


Misalnya di Cilamaya, Rengasdengklok, dan Jatisari, sekaligus menyampaikan langsung ajakan tersebut.

Baca juga: Bupati Karawang: Banjir di Karangligar Tak Bisa Diatasi Seorang Diri

Normalisasi saluran air

"Di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat, bersama Polres Karawang dan Pemkab Karawang, sekitar 100 personel Kodim 0604 membantu warga membersihkan saluran dan rumah yang terdampak banjir," katanya.

Diketahui, pada Kamis (9/1/2020) Dusun Pengasinan dan Dusun Kampek, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat masih dilanda banjir dengan ketinggian 10 hingga 60 cm.

"Meskipun sejak pagi turun hujan, kami harao tidaka da kenaikan ketinggian air yang signifikan," katanya.

Baca juga: Akses Jalan Dua Desa Nyaris Putus akibat Tergerus Aliran Banjir Sungai Cibeet Karawang

Upaya penanganan banjir

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karawang telah melakukan berbagai upaya penanganan banjir.

Salah satunya normalisasi saluran air, terutama yang tersumbat sampah.

"Normalisasi kami lakukan sejak Selasa debgan pengerahan alat berat dari Dinas PUPR," kata Medi.

Ia juga mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk waspada terhadap bencana banjir.

Sebab, berdasarkan prakiraan Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras akan berlangsung hingga 12 Januari 2020.

Baca juga: Sawah Terendam, Petani Karawang Memanen Padi dengan Rakit

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X