Kompas.com - 08/01/2020, 12:52 WIB
Wakapolda Papua, Brigjen Yakobus Marjuki KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIWakapolda Papua, Brigjen Yakobus Marjuki

JAYAPURA, KOMPAS.com - Menghadapi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020, Polda Papua mulai mempersiapkan diri untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan.

Langkah awal yang diambil adalah dengan melakukan pemetaan ancaman di 11 kabupaten yang akan menggelar pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Kami sedang melakukan pemetaan ancaman untuk Pilkada serentak di 11 kabupaten. Jadi semua unit intelijen semua berpikir memetakan ancaman terkait Pilkada," ujar Wakapolda Papua, Brigjen Yakobus Marjuki, di Jayapura, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Prajurit TNI Terpidana Kasus Amunisi Ilegal di Papua Meninggal di Rutan Militer

Ia mengakui bila penyelenggaraan Pilkada selalu menimbulkan potensi terjadinya konflik karena pihak-pihak yang berseteru dalam memperebutkan kursi kepala daerah.

Karenanya, ia menegaskan, fungsi intelijen sangat penting untuk menditeksi potensi ancaman tersebut.

Tidak hanya memetakan, Marzuki juga meminta intelijen memberikan saran untuk mengatasi potensi ancaman tersebut.

"Sebulan ini harus selesai, habis ini mereka langsung bereaksi untuk 2020 sehingga tidak merasa terdadak. Mereka harus menyajikan saran-saran solusi yang dikerjakan secara bersama," tutur dia.

Dari 11 kabupaten yang akan menggelar Pilkada di Papua, nantinya Polda Papua akan membuat ranking kerawanan.

Baca juga: DPW PAN Papua Minta Kadernya di DPR Tolak Rencana Pemekaran Wilayah

Dari peringkatan tersebut, kemudian bisa ditentukan mengenai penempatan pasukan bantuan.

"Tapi, kalau melihat intel dasarnya, Waropen ternyata banyak masalah 5 tahun yang lalu. Ini yang harus kami cermati nanti," kata Yakobus.

11 kabupaten di Papua yang menyelenggarakan Pilkada serentak tahun ini adalah, Kabupaten Nabire, Kabupaten Asmat, Keerom, Waropen, Merauke, Membramo Raya, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Yahukimo, Supiori, dan Yalimo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X