Kompas.com - 05/01/2020, 20:11 WIB
Screenshoot video longsor di Sumedang yang viral di media sosial, Minggu (5/1/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHScreenshoot video longsor di Sumedang yang viral di media sosial, Minggu (5/1/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dihebohkan dengan adanya video longsor di lokasi galian pasir, Minggu (5/1/2020).

Video tersebut viral di media sosial Facebook dan melalui broadcast WhatsApp hari ini.

Dalam video tersebut, terlihat tebing setinggi 15 meter dengan lebar 10 meter ambruk.

Baca juga: Presiden dan Kepala BNPB Bahas Pencegahan Longsor di Helikopter

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, setelah menerima informasi adanya video viral yang membuat warga resah, Polres Sumedang turun ke lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang beredar, kata dia, lokasi tebing longsor terdapat di galian pasir Prima Jaya Utama, di Blok Cisereh, Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka.

Selain cek langsung ke lokasi, Polres Sumedang juga telah mengumpulkan keterangan dari warga di sekitar lokasi.

"Kami cek ke lokasi. Video longsor itu benar ada di lokasi tersebut. Kejadiannya hari Jumat kemarin, tapi videonya baru viral hari ini," ujar Indra kepada Kompas.com.

Baca juga: BNPB dan Menko PMK Sambangi Pengungsi Longsor di Sukajaya Bogor

Indra mengaku, setelah dikroscek ke lokasi, kejadian longsor yang direkam video tersebut bukan faktor bencana, melainkan sengaja dilakukan untuk memudahkan proses penambangan pasir di lokasi galian tersebut.

Indra menambahkan, pemilik lokasi galian menyatakan bahwa kejadian longsor yang viral itu murni dilakukan oleh para pekerja tambang di galian pasir Prima Jaya Utama.

"Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Karena itu murni proses penambangan," kata Indra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X