Jalan di Padalarang Amblas dan Rumah Warga Diterjang Banjir Bandang

Kompas.com - 31/12/2019, 21:26 WIB
Jalan amblas di Jalan Raya Padalarang membuat arus lalu lintas tersendat, Selasa (31/12/2019) malam. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIJalan amblas di Jalan Raya Padalarang membuat arus lalu lintas tersendat, Selasa (31/12/2019) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Tiga bangunan di Jalan Raya Padalarang, Kabupaten Bandung Barat ambruk akibat ditelan amblas, Selasa (31/12/2019) sore.

Insiden itu terjadi setelah irigasi atau jembatan Cihaurgeulis tak mampu menahan tingginya debit air pascahujan deras.

Menurut Iyus (56), seorang saksi mata, hujan deras terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Air yang seharusnya masuk saluran irigasi mulai meluber ke jalan raya.

Tak berselang lama, tanah yang menopang bangunan mendadak amblas hingga menggerus bahu jalan.

"Ini bangunan bengkel las, nasi padang, dan gudang rongsokan. Amblas ke bawa," kata Iyus kepada Kompas.com, Selasa petang.

Baca juga: Kronologi Penembakan Pedagang Kopi di Tol Padalarang

Meningkatnya aktivitas masyarakat untuk menyambut malam pergantian tahun membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan parah.

Polisi dan warga turun ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas.

Sementara itu, tak jauh dari lokasi kejadian atau tepatnya di Kampung Pajagalan RW 02 Desa Ciprundeuy, Kecamatan Padalarang, puluhan rumah diterjang banjir bandang.

Luapan air dari irigasi yang sama membuat rumah warga sempat terendam hingga ketinggian satu meter. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Baca juga: Kawasan Puncak Ditutup Saat Tahun Baru, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi

Dari pantauan Kompas.com, warga masih berupaya untuk menyisir rumah warga yang terdampak.

Dengan alat penerang seadanya warga berupaya untuk mematikan aliran listrik tiap rumah.

Menurut Ujang, salah seorang warga, air mulai menerjang pemukiman warga selepas Ashar. Warga sempat panik saat melihat air mulai meninggi secara perlahan.

"Pas lihat air mulai tinggi langsung warga menyelamatkan diri. Alhamdulillah gak ada korban. Cuma memang barang-barang banyak yang gak kebawa," ujar Ujang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X