Hujan Es Pertama di Ruteng Manggarai Hebohkan Warga

Kompas.com - 28/12/2019, 15:31 WIB
Bongkahan-bongkahan es yang diabadikan warga usai hujan di Ruteng, Manggarai, NTT, Kamis (26/12/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISBongkahan-bongkahan es yang diabadikan warga usai hujan di Ruteng, Manggarai, NTT, Kamis (26/12/2019).

RUTENG, KOMPAS.com - Hujan deras disertai angin kencang dan bersamaan dengan bongkahan es mengguyur kota Ruteng, Kamis (25/12/2019). 

Munculnya hujan es itu merupakan peristiwa pertama di kota Ruteng. Hujan yang disertai bongkahan es itu berlangsung 15 menit. 

Fenomena ini benar-benar langkah ini sontak mengegerkan warga satu kota Ruteng. 

Berbagai macam reaksi dari warga setempat menyaksikan turunnya hujan disertai es batu yang berukuran kecil seperti kelereng. 

Baca juga: Terjadi Lagi, Banyumas Kembali Diguyur Hujan Es Selama 10 Menit

Pantauan Kompas.com di media sosial seperti Facebook dan WhatsApp, ada warga yang menyambut hujan itu dengan gembira. Ada pula yang mengaku panik. 

Ada yang mengambil bongkahan-bongkasan es itu ke dalam gelas, mangkuk, bahkan nyiru lalu diposting di media sosial dengan berbagai macam caption. 

Selo Jome, warga kota Ruteng mengaku kaget dengan fenomena hujan es yang mengguyur kota Ruteng itu.

"Jujur, saya agak kaget bahkan panik kemarin. Ini kan peristiwa pertama di Ruteng ini. Jadi ini fenomena langkah. Jadinya perasaan kita itu campur baur. Ada yang gembira. Ada juga yang bingung, fenomena apa ini," ujar Selo kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (27/12/2019). 

Selo menyebut, belakangan ini memang Ruteng terus diguyur hujan dan mengakibatkan cuaca tambah dingin. 

Atas fenomena hujan es yang baru pertama terjadi itu, harapannya tidak berlanjut dan berdampak buruk bagi lingkungan.

Baca juga: Selama 15 Menit, Hujan Es Sebesar Kelereng Landa Kabupaten Manggarai, NTT

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tasikmalaya 'Local Lockdown', Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Tasikmalaya "Local Lockdown", Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Regional
5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Regional
Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Regional
5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

Regional
Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Regional
Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Regional
Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Regional
Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan 'Local Lockdown' Mulai 31 Maret

Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan "Local Lockdown" Mulai 31 Maret

Regional
'Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata'

"Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata"

Regional
Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Regional
Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Regional
121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

Regional
ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X