Prihatin Sampah Plastik, Pohon Natal di Gereja Ini Disusun dari 2.000 Ecobrick

Kompas.com - 22/12/2019, 16:17 WIB
Salah satu umat berfoto dengan latar belakang pohon natal yang terbuat dari ecobrick di Gereja Katedral Krsitus Raja Purwokerto, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSalah satu umat berfoto dengan latar belakang pohon natal yang terbuat dari ecobrick di Gereja Katedral Krsitus Raja Purwokerto, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pohon Natal unik dibuat oleh umat Katolik di Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto, Jawa Tengah.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini pohon natal dibuat dari ecobrick.

Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali.

Sedikitnya 2.000 buah ecobrick disusun membentuk pohon natal dengan tinggi 6 meter dan diameter bawah 4 meter.

Agar dapat menopang beban ecobrick yang berat, rangka pohon dirancang khusus menggunakan besi.

Pastor Kepala Paroki Gereja Katedral Kristus Raja Sulpicius Parjono PR mengatakan, pembuatan pohon natal itu sebagai bentuk keprihatinan atas kerusakan ekologi lingkungan hidup yang terjadi di dunia.

"Ini merupakan kelanjutan refleksi kami mengenai pertobatan ekologis, umat diajak untuk mengelola sampah. Sampah dihasilkan rumah tangga setiap hari, makanya kami buat pohon natal dari plastik," kata Parjono saat ditemui, baru-baru ini.

Baca juga: 4 Dekorasi Pohon Natal ala Keluarga Kerajaan

Parjono mengatakan, setiap keluarga diminta membuat minimal tiga buah ecobrick. Plastik didapatkan dari rumah masing-masing atau warung-warung di sekitar tempat tinggalnya.

"Ini bukan hanya aksi keprihatinan ekologi, tapi juga bentuk pertobatan umat. Kalau bertobat harus mengubah tata cara hidup. Kalau pakai plastik harus berani mengelola, pesan kami jangan merusak bumi," ujar Parjono.

Ketua Panitia Natal Iganatius Heru Santoso mengatakan, setiap ecobrick dari botol minuman air mineral ukuran 600 mililiter memiliki bobot sekitar 200 gram. Sehingga total ecobrick yang digunakan memiliki bobot sekitar 400 kilogram.

Baca juga: Gereja Santa Clara Bekasi Gelar Lomba Pohon Natal dari Barang Bekas

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X