Densus 88 Geledah Rumah Warga di Sleman, Flashdisk dan Buku Disita

Kompas.com - 18/12/2019, 22:46 WIB
Rumah milik MZ (58) di Dusun Kadisono, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, yang digeledah oleh Densus 88 Mabes Polri. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMARumah milik MZ (58) di Dusun Kadisono, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, yang digeledah oleh Densus 88 Mabes Polri.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah rumah MZ (58) seorang terduga teroris di Dusun Kadisono, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Dari penggeledahan berakhir pada 12.00 WIB setelah berlangsung selama dua jam, Densus 88 menyita dua buku dan flashdisk.

Hal itu diketahui dari keterangan Kepala Dukuh Kadisono Bambang Wahyu menjadi saksi dalam penggeledahan itu.

"Barang-barang yang membahayakan tidak ada, tadi yang dibawa itu flashdisk sama buku. Saya tidak tahu buku apa, tapi ada dua," ujar Bambang Wahyu saat ditemui Kompas.com, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Geledah Rumah di Sleman, Densus 88 Amankan Satu Terduga Teroris

Bambang menyampaikan, saat penggeledahan berlangsung, hanya ada istri dan anak MZ di dalam rumah.

"Yang digeledah tadi semua ruangan," ucapnya.

Bambang menyebut, istri MZ bersikap kooperatif selama penggeledahan berlangsung.

Baca juga: Terduga Teroris di Bima Diduga Coba Hasut Warga Lakukan Teror

Menurut Bambang, ada sekitar 20 anggota Densus yang terlibat dalam penggeledahan ini.

Sebelum menggeledah rumah MZ, Densus 88 terlebih dahulu menangkapnya. Namun, belum diketahui lokasi penangkapan MZ.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pasien Covid-19 yang Sembuh : Corona Tak Hanya Kematian, tapi Ada Kehidupan di Dalamnya

Pengakuan Pasien Covid-19 yang Sembuh : Corona Tak Hanya Kematian, tapi Ada Kehidupan di Dalamnya

Regional
Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Hari Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Hari Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X