Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Kompas.com - 13/12/2019, 06:00 WIB
Putra sulung presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menyalami para pedagang saat blusukan ke Pasar Gading di Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/12/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPutra sulung presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menyalami para pedagang saat blusukan ke Pasar Gading di Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/12/2019).

Saat itu, Iriana menyempatkan diri untuk melepas keberangkaan Gibran dan para relawan ke Semarang.

Kedatangan Iriana disambut hangat para relawan pendukung Gibran. Iriana menyalami relawan yang berada di halaman gedung. Sesekali Iriana melayani relawan yang mengajaknya berswafoto.

Pandangan pengamat politik

Keputusan Gibran maju ke dalam Pilkada 2020 dianggap Pakar politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, M Yulianto, terlalu gegabah dan ngebet.

Yulianto menganggap, memimpin sebuah partai sangat berbeda dengan mengelola perusahaan martabak.

"Jangan mentang-mentang punya power, maka terus ikut maju di kontestasi pemilihan wali kota. Karena organisasi partai itu harus ada komunikasi yang dibangun dan harus mampu menjalankan komitmen bersama seluruh elemen di dalamnya," ujar Yulianto.

Yulianto lalu memprediksi, tokoh senior di PDI-P Solo seperti Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa yang akan dipilih Ketua Umu PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk diusung pada Pilkada Solo 2020.

(Penulis: Kontributor Semarang, Riska Farasonalia, Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Robertus Belarminus, David Oliver Purba)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X