Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Kompas.com - 13/12/2019, 05:35 WIB
Suasana evakuasi dan perbaikan rel di lokasi anjloknya Kereta Api pengangkut semen di sekitar Stasiun Doplang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2019) dinihari. Dokumen PT KAISuasana evakuasi dan perbaikan rel di lokasi anjloknya Kereta Api pengangkut semen di sekitar Stasiun Doplang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (13/12/2019) dinihari.

 

BLORA, KOMPAS.com - Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro, menyampaikan, target perbaikan kerusakan jalur rel akibat anjloknya kereta api barang di Stasiun Doplang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, rampung pada Jumat (13/12/2019) dini hari. 

Sementara itu, upaya evakuasi sejumlah gerbong kereta api barang yang terguling dari jalur II itu sudah teratasi lima jam sejak dimulai perbaikan atau pada pukul 22.00 WIB.

"200-an petugas bekerja ekstra dan dini hari ini sudah selesai perbaikan rel," kata Krisbiyantoro, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Kereta Api Pengangkut Semen Anjlok di Blora, 10 Gerbong Terguling

Krisbiyantoro menuturkan, di kawasan Stasiun Doplang terfasilitasi 4 jalur rel Kereta Api.

Namun, salah satu jalur di antaranya rusak parah akibat insiden terhempasnya sejumlah gerbong yang mengangkut semen itu.

"Jalur rel yang rusak dan tak bisa dilalui yaitu jalur II. Dan kami menargetkan Jumat dini hari sudah rampung dan bisa dioperasikan kembali," terang Krisbiyantoro.

Imbas dari anjloknya kereta api yang mengangkut 1.136 ton semen itu memaksa PT KAI menutup sementara jalur II Stasiun Doplang.

Meski demikian, di emplasemen Stasiun Doplang tetap masih dapat digunakan untuk operasional KA baik dari arah barat maupun timur.

Pola operasi yang digunakan adalah pengoperasian jalur tunggal yang masih berfungsi yaitu jalur hilir.

Baca juga: Kereta Api Pengangkut Semen dari Jakarta ke Surabaya Anjlok di Blora

"Pastinya berdampak pada terganggunya perjalanan sejumlah kereta api, namun teratasi karena ada jalur lain. Jumat dini hari semua sudah normal kembali," pungkas dia.

Untuk diketahui, kereta api barang angkutan semen anjlok tak jauh dari Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, Jawa tengah, Kamis (12/12/2019) pukul 11.18 WIB.

KA yang melaju dari Stasiun Kampung Bandan, Jakarta menuju Stasiun Kalimas, Surabaya, tergelincir hingga keluar dari jalur rel di KM 52+926 tepatnya di jalur II Stasiun Doplang.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal KA barang yang menarik 20 gerbong berisi semen dengan berat 1.136 ton itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Bengkulu Tertinggi se-Indonesia, Ini Sebabnya

Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Bengkulu Tertinggi se-Indonesia, Ini Sebabnya

Regional
Polisi: Korban Arisan HA di Cianjur Diperkirakan Ribuan Orang dari Berbagai Daerah

Polisi: Korban Arisan HA di Cianjur Diperkirakan Ribuan Orang dari Berbagai Daerah

Regional
Ayah Bunuh 2 Anak Balitanya karena Tak Sanggup Tanggung Biaya Hidup

Ayah Bunuh 2 Anak Balitanya karena Tak Sanggup Tanggung Biaya Hidup

Regional
Unggahan Soal 'Kacung WHO' Buat IDI Meradang, Jerinx Sebut Tak Jera, Ini Alasannya

Unggahan Soal "Kacung WHO" Buat IDI Meradang, Jerinx Sebut Tak Jera, Ini Alasannya

Regional
Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Regional
Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Tongkang Batu Bara, Pengemudi Ternyata Selamat, Kini Jadi Buronan

Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Tongkang Batu Bara, Pengemudi Ternyata Selamat, Kini Jadi Buronan

Regional
Seorang Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal

Seorang Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal

Regional
Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Polisi Sebut Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Murni karena Faktor Alam

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Usung Penantang Gibran di Pilkada Solo 2020

Regional
Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Kesulitan Bayar UKT, Ratusan Dokter Residen di Manado yang Layani Pasien Covid-19 Istirahat

Regional
5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

Regional
Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Regional
Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Gara-gara Terjangkit Corona, 3 Calon Siswa Tamtama Kubur Impiannya Jadi Polisi Tahun Ini

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Agustus 2020

Regional
'Kacung WHO' dan 'Tua Bego', Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

"Kacung WHO" dan "Tua Bego", Dua Unggahan Jerinx yang Berujung Laporan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X