Hoaks, Pesan Berantai 8 Babi di Denpasar Mati karena African Swine Fever

Kompas.com - 11/12/2019, 16:30 WIB
Kandang babi milik warga di Jalan Pulau Roti, Denpasar, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKandang babi milik warga di Jalan Pulau Roti, Denpasar, Rabu (11/12/2019).

Pakan ternak yang direbus berasal dari sisa-sisa makanan di hotel dan restoran.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Made Ngurah Sugiri mengatakan, di Denpasar, populasi ternak babi sebanyak 12.000 ekor.

Baca juga: Terserang Hog Cholera, Babi yang Mati di Sumut Capai 22.985 Ekor

Sekitar 85 persen atau 80.000 ekor masih memanfaatkan sisa makanan hotel dan restoran.

"Yang memanfaatkan pakan limbah restoran, katering, ada sekitar 80.000 dari 12.000," kata Made.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X