Modus Penyelundupan Narkoba ke Dalam Rutan, Mulai dari Makanan hingga Diapers

Kompas.com - 11/12/2019, 12:45 WIB
Ilustrasi sel tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi sel tahanan.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Kerusakan alat pemindai (x-ray) di Rumah Tahanan (Rutan) Bandar Lampung diduga menjadi ajang kesempatan para tahanan mendapatkan sejumlah barang selundupan.

Modus penyelundupan bermacam-macam, mulai dari dicampur dengan makanan hingga disembunyikan di dalam diapers.

Kepala Rutan Bandar Lampung, Rony Kurnia mengatakan, penyelundupan biasanya dilakukan saat jumlah pengunjung membeludak.

Di antara modus itu yakni mencampur ponsel di dasar rantang berisi makanan yang dibawa untuk tahanan.

Baca juga: 4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

 

Rony mengatakan, ajang temu kangen dengan anggota keluarga yang sedang ditahan itu dimanfaatkan untuk memberikan ponsel atau barang lain.

“Jika tahanan mendapatkan kunjungan, mereka dipertemukan di ruangan khusus, biasanya bawa makanan, karena makanan di rutan mungkin membuat tahanan kangen masakan rumah. Di sini mereka memberikan ponsel ataupun barang lain,” kata Rony, saat dihubungi, Rabu (11/12/2019).

Modus penyelundupan lain yang pernah terungkap adalah menyembunyikan narkoba sabu di diapers yang dipakai oleh bayi yang dibawa oleh pengunjung.

“Jadi salah satu tahanan ini dikunjungi oleh istrinya, membawa bayi. Saat pemeriksaan, petugas kami menemukan narkoba sabu-sabu. Bayangkan, masa tega naruh narkoba di dalam diapers yang dipakai si bayi,” kata Rony.

Alat pemindai (x-ray) yang biasanya menjadi andalan untuk menyortir barang-barang yang dibawa oleh pengunjung masih rusak dan belum diperbaiki.

“Karena keterbatasan anggaran, jadi saat ini belum diperbaiki. Kami dapat nomor urut ke-21 untuk lapas dan rutan se-Indonesia yang hendak diperbaiki x-ray-nya,” kata Rony.

Baca juga: Berusaha Rebut Senjata Polisi, Bandar Narkoba di Makassar Ditembak Mati

Rony mengakui, kerusakan alat pemindai ini berpotensi membuat penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam rutan menjadi lebih besar.

Jumlah tahanan saat ini, kata Rony, mencapai 1.300 orang dari kapasitas rutan yang hanya mampu menampung 750 orang. Kemudian, jumlah petugas pengamanan hanya 17 orang.

“Setiap hari lebih dari 100 orang datang berkunjung, sedangkan alat rusak, sehingga pemeriksaan harus dilakukan secara manual. Ini yang bisa menyebabkan kealpaan dan barang lolos masuk ke dalam,” kata Rony.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Regional
Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Regional
Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Regional
Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Regional
Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Regional
Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Regional
Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X