Di RSJ Jabar, Pasien Gangguan Jiwa Dipekerjakan di Kafe, Kebun hingga Marbot Masjid

Kompas.com - 09/12/2019, 14:27 WIB
Sejumlah pasien di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat saat tengah bercocok tanam sebagai bagian dari program Kampung Walagri, Senin (9/12/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANISejumlah pasien di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat saat tengah bercocok tanam sebagai bagian dari program Kampung Walagri, Senin (9/12/2019).

Salah satu yang tak banyak orang ketahui adalah sejarah RSJ Jabar yang punya perjalanan panjang. Kehadiran RSJ Jabar juga tak bisa lepas dari hadirnya RSJ Cimahi.

Secara singkat, dulu tempat perawatan pasien gangguan jiwa di Bandung hanya terdapat di Rumah Sakit Ranca Badak yang kini dikenal dengan nama Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Sejatinya, RS Ranca Badak hanya rumah sakit umum yang bisa melayani pasien dengan gangguan jiwa di bagian "Neuro-Psychiatry Clinic".

Untuk mengantisipasi membeludaknya pasien, pada tahun 1946 pihak rumah sakit menyediakan tempat perawatan di sebuah rumah di Jalan Riow Straat No 11, lokasi itu kini dikenal sebagai Klinik Utama Grha Atma di Jalan LRE Martadinata, Bandung. Tahun 1950 Neuro-Psychiatry Clinic diubah menjadi Rumah Perawatan Jiwa yang dipimpin ole dr GJ Crans.

"Pada tanggal 10-15 Februari tahun 1969 di Bogor, hasil seminar kesehatan jiwa, namanya diubah lagi menjadi Pusat Kesehatan Jiwa Bandung yang saat itu dipimpin dr HHB Saanin," ujar Elly.

Kemudian, pada tahun 1978 Melalui SK Menteri Kesehatan RI tanggal 28 April 1978 No. 135/MenKes/SU/IV/78 berubah nama kembali menjadi Rumah Sakit Jiwa Bandung.

Pada tahun 2000, RSJ Bandung mendapat akreditasi enam pelayanan dan pada tahun 2006 meraih akreditasi penuh dengan 12 pelayanan.

Pada tahun 2009, dilakukan penggabungan (merger) antara RS Jiwa Cimahi dengan RSJ Bandung sesuai Perda Nomor 23 Tahun 2008 menjadi RSJ Jawa Barat. Sebelumnya, RSJ Cimahi telah berlokasi di Cisarua yang kini menjadi RSJ Provinsi Jabar.

Elly mengatakan, fasilitas layanan di RSJ Jabar terus mengalami kemajuan. Saat ini RSJ Jabar memiliki layanan rawat jalan yang mencakup, klinik kesehatan jiwa dewasa, klinik kesehatan jiwa anak dan remaja (Keswara), klinik psikologi/psikometri, klinik ketergantungan obat dan NAPZA, klinik gizi, klinik kesehatan umum, klinik kesehatan gigi dan mulut, klinik spesialis penyakit syaraf, klinik kesehatan jiwa lansia/psikogeriatri, klinik spesialis penyakit dalam, klinik spesialis anak, klinik TB/DOTS, klinik VCT HIV/AIDS.

“Ada juga Instalasi Gawat Darurat untuk penyakit fisik secara umum dan penyakit gangguan jiwa, rehabilitasi NAPZA, rehabilitasi medis, rehabilitasi mental atau psikososial. Selain itu, saat ini Klinik Keswara banyak dikunjungi penderita yang mengalami ketergantungan internet atau game atau gadget,” ujar Elly.

Baca juga: Siswa SD Kecanduan Game Online hingga 4 Bulan Bolos Sekolah, Nenek: Bangunnya Sore, Tidur Subuh

Selain di Cisarua, RSJ Jabar juga memiliki Klinik Utama di Grha Atma yang dulu dikenal sebagai Riau 11. Klinik yang berada di tengah-tengah kota Bandung merupakan pusat pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat perkotaan, khususnya masyarakat kota Bandung.

"Bagi masyarakat Jabar yang mengalami masalah kejiwaan atau mengalami gangguan jiwa atau mengalami ketergantungan narkoba segera berkunjunglah ke RSJ Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan BPJS atau bukan BPJS. Kami akan melayani anda dengan sepenuh hati. Jangan biarkan penyakit jiwa bertambah berat, penyakit jiwa harus segera ditanggulangi," jelas Elly.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X