Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Kompas.com - 08/12/2019, 06:45 WIB
Ilustrasi kecelakaan bus. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan bus.


BLITAR, KOMPAS.com - Seluruh biaya pengobatan rombongan guru taman kanak-kanak (TK) asal Tulungagung yang mengalami kecelakaan di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2010), ditanggung Jasa Raharja.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar Endah Woro Utami mengatakan, sejak awal penanganan pasien, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Jasa Raharja maupun kepolisian.

"Siap semua, sudah teratasi," ujar Woro Utami saat dihubungi, Sabtu.

RSUD Ngudi Waluyo menjadi salah satu dari dua tempat penanganan pasien kecelakaan bis pariwisata itu. Pada kecelakaan bis kontra sepeda motor itu, ada lima orang korban jiwa dan 45 lainnya terluka.

Woro mengungkapkan, jumlah korban yang dikirim ke rumah sakitnya awalnya berjumlah 30 orang, lima di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Perkembangan hingga Sabtu malam, jumlah pasien selamat yang dirawat tersisa 12 orang dan 12 lainnya sudah diperbolehkan pulang.

"Satu pasien alih rawat ke RSUD Iskak (Tulungagung)," kata Woro.

Woro mengaku tidak ada kendala selama penanganan pasien yang mendadak berjumlah banyak itu. Ketersediaan dokter spesialis maupun perawat hingga sarana prasarana, menurut dia sudah tersistem dengan baik sebagaimana antisipasi adanya bencana atau kejadian massal.

"Kami, sarana prasarana RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sudah Kelas B Pendidikan," pungkasnya.

Sebelumnya, bis pariwisata Fabian Anugrah Nopol AG 7555 UR yang ditumpangi rombongan kepala sekolah dan guru TK asal Kabupaten Tulungagung terperosok ke dalam sungai di samping jembatan Judel, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu.

Baca juga: Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Bis yang dikemudikan Miftakhul Huda itu awalnya menghindari truk mogok lalu benturan dengan motor AG 3094 KBB yang di kendarai Ridwan yang datang dari depan. Bis lalu mengarah ke kanan hingga terperosok masuk sungai.

Peristiwa itu menyebabkan lima orang meninggal dengan satu di antaranya adalah pengendara motor. Sedangkan para korban luka menjalani perawatan di RSUD Ngadi Waluyo dan RS Wava Husada Kesamben.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Miras Oplosan Perayaan Ultah Berujung Maut, 4 Orang Tewas, 5 Kritis

Pesta Miras Oplosan Perayaan Ultah Berujung Maut, 4 Orang Tewas, 5 Kritis

Regional
Iseng Pamer Ular Weling Tangkapan, Bocah Ini Tewas Digigit

Iseng Pamer Ular Weling Tangkapan, Bocah Ini Tewas Digigit

Regional
Tes SKD CPNS Banyumas Segera Digelar, Ini yang Harus Diperhatikan

Tes SKD CPNS Banyumas Segera Digelar, Ini yang Harus Diperhatikan

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Umur Saya Dipalsukan Jadi 24 Tahun (3)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Umur Saya Dipalsukan Jadi 24 Tahun (3)

Regional
Jalan Depok Jadi Pusat Kuliner Baru Kota Semarang

Jalan Depok Jadi Pusat Kuliner Baru Kota Semarang

Regional
Bocah 11 Tahun Tewas Digigit Ular Weling yang Ditangkapnya

Bocah 11 Tahun Tewas Digigit Ular Weling yang Ditangkapnya

Regional
Kisah Nenek Rubingah, Ditendang karena Dituduh Mengutil, Berawal dari Seplastik Mangga

Kisah Nenek Rubingah, Ditendang karena Dituduh Mengutil, Berawal dari Seplastik Mangga

Regional
Bocah yang Disiksa Orangtua Kandung Alami Pendarahan di Otak, Tak Bisa Melihat, Tak Bisa Bicara

Bocah yang Disiksa Orangtua Kandung Alami Pendarahan di Otak, Tak Bisa Melihat, Tak Bisa Bicara

Regional
Ditjen Dukcapil Beri Sanksi Pemutusan Jaringan kepada Pemkot Makassar

Ditjen Dukcapil Beri Sanksi Pemutusan Jaringan kepada Pemkot Makassar

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Saya Cuma Bisa Cari Rebung di Hutan (2)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Saya Cuma Bisa Cari Rebung di Hutan (2)

Regional
Penderita HIV di Padang Menurun, Kebanyakan Didominasi Lelaki Seks Lelaki

Penderita HIV di Padang Menurun, Kebanyakan Didominasi Lelaki Seks Lelaki

Regional
Jaga Sejarah Bangsa, Semarang Usung Haul Bertema Sejarah adalah Roh Nasionalisme

Jaga Sejarah Bangsa, Semarang Usung Haul Bertema Sejarah adalah Roh Nasionalisme

Regional
Hadapi Virus Corona, Dinkes Batam Siagakan 2 Rumah Sakit hingga Alat Thermal Scanner

Hadapi Virus Corona, Dinkes Batam Siagakan 2 Rumah Sakit hingga Alat Thermal Scanner

Regional
Perbaikan Jalan Terputus akibat Longsor di Cikeusal Tasikmalaya Dikebut walau Diguyur Hujan

Perbaikan Jalan Terputus akibat Longsor di Cikeusal Tasikmalaya Dikebut walau Diguyur Hujan

Regional
Jurnalis Mongabay Ditahan meski Masuk Indonesia dengan Visa Bisnis, Ini Penjelasan Imigrasi

Jurnalis Mongabay Ditahan meski Masuk Indonesia dengan Visa Bisnis, Ini Penjelasan Imigrasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X