Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kompas.com - 07/12/2019, 18:38 WIB
Bus yang mengangkut rombongan guru pengawas dan kepala sekolah TK asal Kabupaten Tulungagung yang masuk ke sungai di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019). Dikabarkan lima orang meninggal akibat kecelakaan itu. (ANTARA Jatim/ HO)Bus yang mengangkut rombongan guru pengawas dan kepala sekolah TK asal Kabupaten Tulungagung yang masuk ke sungai di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019). Dikabarkan lima orang meninggal akibat kecelakaan itu.

BLITAR, KOMPAS.com - Belum ada pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban dalam kecelakaan bus rombongan kepala dan guru TK yang terjadi di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019). Kecelakaan itu menyebabkan 5 orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.

Bus tersebut berpenumpang rombongan kepala sekolah dan guru taman kanak-kanak asal Kabupaten Tulungagung yang hendak berwisata ke Pasuruan.

Kapolres Blitar Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, pihaknya belum memeriksa para pihak karena saat ini masih fokus pada penanganan korban.

"Masih fokus ke korban dan evakuasi bus," ujar Hermanto dalam keterangan tertulisnya pada Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Begitu juga perihal kerugian materil akibat peristiwa itu belum diketahui karena masih dalam pendataan petugas.

Sebelumnya, bus pariwisata Fabian Anugrah Nopol AG 7555 UR yang ditumpangi rombongan kepala sekolah dan guru TK asal Kabupaten Tulungagung itu terguling ke sungai di samping jembatan Judel, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu.

Bus yang dikemudikan Miftakhul Huda itu awalnya menghindari truk mogok, lalu membentur motor AG 3094 KBB yang dikendarai Ridwan yang datang dari depan. Bus lalu mengarah ke kanan hingga terperosok masuk sungai.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Peristiwa itu menyebabkan 5 orang meninggal dan satu di antaranya adalah pengendara motor. Sedangkan para korban luka menjalani perawatan di RSUD Ngadi Waluyo dan RS Wava Husada Kesamben.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X