Ratusan Karyawan Garmen di Sleman Diduga Keracunan, Sampel Makan Siang Diperiksa

Kompas.com - 05/12/2019, 21:49 WIB
Salah satu karyawan (baju merah) pabrik garmen di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman duduk dikursi setelah mendapat perawatan di RS Panti Nugroho dan sudah diperbolehkan pulang. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASalah satu karyawan (baju merah) pabrik garmen di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman duduk dikursi setelah mendapat perawatan di RS Panti Nugroho dan sudah diperbolehkan pulang.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengirim sampel makan siang karyawan garmen di Sleman ke Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan yang dialami ratusan karyawan pabrik garmen di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (5/12/2019).

"Kita kirim ke Balai Laboratorium Kesehatan. Termasuk mengambil sampel air yang memungkinkan kontak dengan para penderita ini. Kita cari sebabnya lah,” ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman, Novita Krisnaeni, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Ratusan Karyawan Garmen di Sleman Diduga Keracunan Usai Menyantap Makan Siang

Dinkes Kabupaten Sleman telah mengambil sampel dari menu makan siang para karyawan. Sample yang diambil yakni nasi, sayur, lauk seperti tongkol dan buah.

Diketahui ada tiga katering yang menyediakan makan siang untuk para karyawan.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan laboratorium yang kemungkinan akan keluar dalam sepekan.

"Saya belum bisa (menentukan penyebabnya), tunggu hasil lab, kurang lebih seminggu," ujar dia.

Diungkapkan Novita, kejadian ini bukan yang pertama kali. Sepengetahuanya, kejadian ini sudah yang ketiga kalinya.

Saat peristiwa kedua, Dinas Kesehatan Sleman sudah memberikan masukan ke pihak pabrik. Terutama masukan untuk memilih katering.

"Yang jelas katering harus berizin PIRT karena di situ kan sudah ditinjau dan ada penyuluhan tentang pengelolaan makanan hingga distribusi," ucap Novita.

Baca juga: Ditemukan Tewas Setengah Telanjang di Dalam Mobil, Kepala Sekolah di Tasikmalaya Keracunan AC

Sebelumnya diberitakan, ratusan karyawan pabrik garmen di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman diduga mengalami keracunan dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Panti Nugroho untuk mendapat perawatan.

Para karyawan ini diduga keracunan setelah menyantap menu makan siang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X