Ratusan Karyawan Garmen di Sleman Diduga Keracunan Usai Menyantap Makan Siang

Kompas.com - 05/12/2019, 19:12 WIB
Salah satu karyawan (baju merah) pabrik garmen di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman duduk dikursi setelah mendapat perawatan di RS Panti Nugroho dan sudah diperbolehkan pulang. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASalah satu karyawan (baju merah) pabrik garmen di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman duduk dikursi setelah mendapat perawatan di RS Panti Nugroho dan sudah diperbolehkan pulang.

"Awalnya tiga pasien, lalu jumlahnya dalam satu jam itu mendekati 70 pasien," tandasnya.

Tandean mengungkapkan dari data yang masuk, sampai dengan pukul 16.00 WIB sekitar 101 orang mendapatkan perawatan akibat keracunan menu makan siang.

"Sudah ada yang berangsur membaik dan sudah diperbolehkan pulang. Masih dua orang yang masih diobservasi, karena kondisinya masih lemas, masih merasakan pusing. Tadi ini ada tambahan lagi masuk," urainya.

Menurutnya mereka datang dengan keluhan pusing, mual dan muntah-muntah setelah menyantap makan siang.

Untuk penyebab keracunan sendiri, dia belum bisa memastikan, masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Sleman.

"Kemungkinan besar di makanan catering itu ada satu yang ga pas, tapi biar Dinas Kesehatan saja yang memastikan, karena butuh pemeriksaan baik dari (sample) muntahanya, makananya dan lain-lain. Sample muntahan juga sudah dibawa ke dinas," pungkasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X