4 Fakta Siswa SMK Ditemukan Gantung Diri oleh Adiknya, Sempat Mengeluh Badan Dingin

Kompas.com - 04/12/2019, 14:47 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

KOMPAS.com - M (16) seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Ternate, Maluku Utara, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya dengan masih menggunakan seragam sekolah.

Jenazah korban pertama kali ditemukan adik kandungnya berisinisial IM (11) yang baru pulang bermain.

Dari keterangan adik ketiganya AM, sebelum M ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, korban sempat mengeluhkan kondisi badannya yang dingin.


Baca fakta selengkapnya:

1. Jenazah korban pertama kali ditemukan adiknya

Ilustrasi gantung diriKOMPAS.com/ Junaedi Ilustrasi gantung diri

IM, adik korban mengatakan, saat pulang bermain ia langsung pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, sambungnya, pintu dalam kondisi tertutup, kemudian dia pun melihat ke dalam melalui sela-sela rumah.

"Kebetulan ada sela-sela rumah saya melihat ke dalam kakak saya ternyata sudah gantung diri. Saya langsung panggil orang yang ada sekitar rumah," katanya saat dtemui di rumah duka.

Baca juga: Siswa SMK Ditemukan Gantung Diri oleh Adiknya, Sebelumnya Menanyakan Makanan dan Uang

2. Sempat mengeluh badan dingin

Ilustrasi kedinginan. Ilustrasi kedinginan.

AM, adik ketiga korban mengatakan, sebelum kakaknya ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, korban sempat mengeluhkan kondisi badannya yang dingin.

Selain itu, sambungnya, korban juga sempat menanyakan makanan dan uangnya. Hanya saja setelah itu, korban tidur di kasur dengan masih memakai seragam sekolah.

"Pulang sekolah tadi sudah ada kakak di rumah, dia tanya makanan terus saya bilang ada di atas meja. Terus dia bilang lagi hanya nasi saja ini, kenapa ikan sudah habis?" katanya.

"Saya pun memilih diam, setelah itu dia tanya uang Rp 5.000 di atas meja, saya bilang tidak tahu. Setelah itu saya keluar bermain, tak lama saya dapat telepon kalau kakak saya gantung diri," sambungnya.

Baca juga: Siswa SMK Tewas Gantung Diri di Rumah, Adik Korban: Sudah Lama Kami Hidup Sendiri Berempat

3. Tinggal berempat, orangtua bekerja di luar Ternate

Ilustrasi bekerjaSHUTTER STOCK Ilustrasi bekerja

Diketahui, selama ini korban bersama dengan ketiga adiknya ternyata hidup sendiri.

Karena, kedua orangtua mereka bekerja di luar Ternate sebagai pekerja tambang di Weda, Kabupaten Halmahera Tengah.

"Papa kerja di tambang dan mama kerja di luar, sudah lama kami tinggal berempat," ujarnya.

Baca juga: Satpam Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gedung OJK

 

4. Masih dalam penyelidikan

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Sementara itu, Kapolsek Ternate Utara Iptu Efrian Batiti saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar ada kejadian seorang siswa SMK 2 Negeri Kota Ternate ditemukan tewas gantung diri dan kasusnya saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Efrian, Selasa.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SMK di Kota Ternate, Maluku Utara, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Selasa siang. Korban bernama M (16), saat ditemukan masih dengan seragam sekolah di badan.

Korban pertama kali ditemukan adik kandungnya bernama IM (11) saat pulang bermain.

Baca juga: Setelah Bunuh Istri, Ayah Tiga Anak di Minahasa Gantung Diri

 

(Penulis: Kontributor Ternate, Fatimah Yamin | Editor: Aprillia Ika)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X