Kampus Unifa Makassar Diserang hingga Rusak, 4 Pelaku Ditahan

Kompas.com - 03/12/2019, 19:28 WIB
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Andry Kurniawan saat diwawancara terkait pelaku penyerangan kampus Universitas Fajar (Unifa) Makassar di Polsek Panakkukang, Selasa (3/12/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Andry Kurniawan saat diwawancara terkait pelaku penyerangan kampus Universitas Fajar (Unifa) Makassar di Polsek Panakkukang, Selasa (3/12/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi mengamankan empat pelaku penyerangan kampus Universitas Fajar (Unifa) Makassar yang menyebabkan satu mahasiswa berinisial MZF terkena luka sabetan senjata tajam. 

Peristiwa penyerangan terjadi di Jalan Prof Abdurrahman Basalamah, Kecamatan Panakkukang, Senin (2/12/2019) sekitar pukul 23.00 Wita. 

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Andry Kurniawan membenarkan penangkapan empat pelaku penyerangan tersebut.

Ia mengatakan bahwa keempat pelaku tersebut bukan dari kalangan mahasiswa.

Keempatnya yakni  S (27), Z (19), G (18), dan H (23). Mereka ditangkap Selasa dini hari di rumahnya masing-masing. 

"Inisial pelaku yakni S, melakukan penyerangan di Kampus UNIFA. Lalu Z (17) perannya memecahkan kaca pos sekuriti," katanya. 

"Sedangkan G (19) perannya melakukan pelemparan di dalam kampus dan menendang sejumlah motor. Dan yang keempat H (22) perannya juga menendang motor," lanjut Andry saat diwawancara di Polsek Panakkukang, Selasa siang. 

Baca juga: Pelaku Penyerangan Pos Sekuriti Kampus UMI Makassar Ditangkap

Duduk perkara kejadian

Andry mengatakan bahwa kronologi penyerangan yang dilakukan S beserta rekan-rekannya itu bermula ketika S kesal terhadap seorang mahasiswa Unifa, 

S kesal karena diteriaki saat berusaha mendamaikan pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan di depan kampus tersebut. 

S mengira MZF bakal menyerangnya dengan menggunakan perkakas lantaran saat usai diteriaki oleh MZF, S melihat mahasiswa Unifa itu mengambil perkakas dari dalam kampusnya karena disuruh seniornya. 

"Pelaku S ini mengira yang disebut perkakas itu senjata, itulah terjadi penyerangan yang dilakukan terduga pelaku," tutur Andry. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X