Ikon Padang Kota Tercinta Seharga Rp 6,37 Miliar Hangus Terbakar

Kompas.com - 30/11/2019, 12:14 WIB
Ikon Padang Kota Tercinta hangus terbakar, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 06.00 WIB. Dok: Damkar PadangIkon Padang Kota Tercinta hangus terbakar, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

PADANG, KOMPAS.com - Ikon kota Padang, Padang Kota Tercinta, yang terletak di Gunung Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat hangus terbakar pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Tulisan yang dibangun pada tahun 2017 dengan anggaran sekitar Rp 6,37 miliar itu diduga terbakar akibat arus pendek.

" Terbakar sekitar pukul 06.00 WIB tadi yang diduga karena arus pendek," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/11/2019).

Arfian mengatakan, akibat kebakaran itu diperkirakan kerugian sekitar Rp 200 juta.

Baca juga: Lima Kecamatan di Padang Pariaman Dilanda Banjir dan Longsor

Arfian juga menyebutkan, ikon tersebut masih belum diserahterimakan dari Dinas PU sehingga pihaknya berharap ikon itu dibangun kembali.

"Belum diserahterimakan dari Dinas PU ke Dinas Pariwisata. Kita berharap dibangun lagi dan baru diserahterimakan," jelas Arfian.

Ikon Padang Kota Tercinta dibangun mirip dengan ikon nya Hollywood di Amerika yang terbentang di perbukitan.

Dibangun dengan menggunakan baja berat WF HBM dengan tinggi konstruksi huruf “Padang” 10 meter dan “Kota Tercinta” 5 meter. Total berat baja keseluruhan lebih kurang 40 ton.

Konstruksi tagline itu ditutup dengan lembaran akrilik bagian depan, dan bagian belakang dengan Alu Carbon. Di dalamnya dipasang lampu LED dan di luarnya dipasang lampu sorot.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X