Cerita Karisma Evi Tiarani, Atlet Para Atletik yang Pecahkan Rekor Dunia

Kompas.com - 26/11/2019, 12:20 WIB
Tiarani Karisma Evi melakukan selebrasi bendera setelah memenangkaan lomba nomor 100m Women T42, T63 pada Asian Para Games 2018, distadion Utama Gelora Bung Karno , Jakarta,  Rabu (10/10/2018) INAPGOC/Dewi NurcahayaniTiarani Karisma Evi melakukan selebrasi bendera setelah memenangkaan lomba nomor 100m Women T42, T63 pada Asian Para Games 2018, distadion Utama Gelora Bung Karno , Jakarta, Rabu (10/10/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - "Orang yang hebat bisa menghasilkan karya yang bermutu, tapi guru yang bermutu dapat melahirkan ribuan orang hebat". 

Begitu kutipan yang dilontarkan oleh seorang atlet para atletik muda berbakat Karisma Evi Tiarani, saat memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2019.

Evi, sapaan akrabnya, baru saja memecahkan rekor dunia dalam kejuaraan World Para Athletics Championships 2019, di Dubai, Uni Emirat Arab.

Gadis kelahiran Boyolali, 19 Januari 2001 ini telah mengharumkan nama bangsa karena berhasil memecahkan rekor dunia di nomor 100 meter putri dengan catatan waktu 14,72 detik pada Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Karisma Evi Tiarani, Pelari Para Atletik Indonesia Cetak Rekor Dunia

Keberhasilan yang diraih Evi itu pun tak lepas dari didikan pelatih serta dukungan dari orangtua, dan gurunya, hingga dia mengantarkan emas pertama Indonesia dalam ajang yang digelar pada 7-15 November.

"Selamat hari guru! Untuk seluruh bapak atau ibu guru, semoga tetap semangat dalam mendidik generasi penerus bangsa," ucap Evi saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/11/2019).

Jatuh cinta

Evi sudah jatuh cinta pada olahraga lari sejak dirinya duduk di kelas 2 SMP.

Meski menyandang tunadaksa, Evi tak menganggap kondisi itu sebagai suatu kendala.

Hasilnya, Evi mampu menembus keterbatasan dengan prestasinya yang telah diraih.

Bahkan Evi optimis akan mampu meraih prestasi hebat lain dalam ajang selanjutnya.

"Saya menyukai olahraga lari sejak kelas 2 SMP. Lari adalah olahraga pertama yang benar-benar saya tekuni," cerita Evi yang mengidolakan atlet juara lompat jauh Maria Natalia Londa.

Bagi Evi, selama proses latihan merupakan saat-saat yang menyenangkan, meskipun terkadang dihinggapi rasa bosan. Ia mulai rutin berlatih sejak tahun 2014.

Evi sempat merasa sedih karena harus berpisah dari orangtuanya.

Saat menjalani latiha Evi harus tinggal di asrama. Belum lagi semasa masih sekolah juga harus bisa membagi waktu antara latihan dan belajar.

foto2- Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia dalam kejuaraan World Para Athletics Championships 2019, Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu (13/11/2019).KOMPAS.com/ISTIMEWA foto2- Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia dalam kejuaraan World Para Athletics Championships 2019, Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu (13/11/2019).

Namun, perjuangan Evi pun tak sia-sia. Dari didikan disiplin seorang Pelatnas Selamet Widodo dan PLPP Komarudin, akhirnya Evi dapat meraih prestasi hebat pada ajang olahraga dunia para atletik di Dubai.

Dirinya tidak menyangka berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia dalam ajang tersebut.

"Tidak menyangka, karena lawannya lebih senior dan sudah berpengalaman mengikuti ajang ini. Saya baru pertama kali," kata Evi.

Baca juga: INFOGRAFIK: Karisma Evi Tiarani Raih Emas Para-Atletik 100 Meter Putri

Saat ini, Evi sedang bersiap menghadapi Asean Paragames di Filipina dan Olympiade Paralympik di Tokyo.

Evi pun berharap mendapat hasil terbaik dalam ajang tersebut. 

Pesan

Evi pun memberikan motivasi kepada teman-teman penyandang disabilitas yang telah banyak menginspirasi dirinya.

Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia dalam kejuaraan World Para Athletics Championships 2019, Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu (13/11/2019).KOMPAS.com/ISTIMEWA Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia dalam kejuaraan World Para Athletics Championships 2019, Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu (13/11/2019).

Ia berharap agar anak dengan kebutuhan khusus tidak minder dan terus mengasah bakat dan minatnya.

"It's okay to be not perfect! Jangan malu, ayo kita tunjukkan potensi yang dimiliki. Latihan dan terus latihan, terus fokus dan pantang menyerah," pesan Evi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
Tim Gugus Tugas Covid-19 Awasi Ratusan TKI yang Pulang Kampung ke Sulsel

Tim Gugus Tugas Covid-19 Awasi Ratusan TKI yang Pulang Kampung ke Sulsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X