Terlilit Utang, Buruh dan Tiga Anaknya Ini Terpaksa Tinggal di Saung Kebun, Begini Ceritanya...

Kompas.com - 22/11/2019, 13:03 WIB
Saung kebun yang dihuni buruh perempuan dan keluarganya di kaki perbukitan Karangpara, Kecanatan Gunungguruh, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.COM/BUDIYANTOSaung kebun yang dihuni buruh perempuan dan keluarganya di kaki perbukitan Karangpara, Kecanatan Gunungguruh, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/11/2019).

KOMPAS.com - Seorang buruh pabrik dan tiga anaknya di Sukabumi terpaksa mengungsi di kebun milik warga setelah ditagih utang oleh rentenir dan debt collector, Rabu (16/10/2019) lalu.

Buruh pabrik sepatu tersebut adalah Marlina (33), ibu dari tiga anak. Istri dari Dede Sandi, yang juga buruh pabrik, sempat tinggal di sebuah rumah kontrakan di Desa Sirnaresmi, Sukabumi.

Marlina dan Dede mengaku sudah mencari pinjaman untuk membayar utang ke salah satu rentenir di desa setempat.

Namun, karena tak pinjaman untuk membayar, pasangan buruh pabrik itu terpaksa menjaminkan sepeda motor beserta kuncinya kepada rentenir.

Tak hanya itu, saat hendak pindah kontrakan rumah, sang pemilik tiba-tiba membatalkan perjanjian.

Keluarga Marlina pun terpaksa mengungsi di sebuah saung di kebun. Sebetulnya, salah satu purnawirawan TNI telah bersedia menampung keluarga Marlina yang terkatung-katung. 

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Dihadang warga dan diancam dilaporkan polisi, ini alasannya

Marlina menceritakan, saat dirinya hendak pindah rumah kontrakan yang baru.

Namun, para penagih hutang dan warga sekitar menghalang-halangi karena menduga dirinya akan kabur.

"Saya ditagih utang, dan diancam akan dilaporkan ke polisi. Karena kami dituding akan kabur. Padahal kami sedang pindahan ke kontrakan baru," ungkap Marlina didampingi suaminya Dede Sandi saat ditemui Kompas.com di saung kebun, Rabu (20/11/2019) petang.

Baca juga: Diteror Rentenir, Buruh Pabrik dan Tiga Anaknya Mengungsi di Saung Kebun

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Garut Menuju Zona Kuning

Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Garut Menuju Zona Kuning

Regional
Pria Bakar 3 Mobil Tetangga di Tempat Parkir, Mengaku Sakit Hati ke Para Pemiliknya

Pria Bakar 3 Mobil Tetangga di Tempat Parkir, Mengaku Sakit Hati ke Para Pemiliknya

Regional
4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

Regional
Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Regional
Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Regional
DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

Regional
Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X