Buron 4 Bulan, Pelaku Pembunuhan Sadis Tertangkap Saat Sembunyi di Kandang Ayam

Kompas.com - 21/11/2019, 19:25 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jajaran Satreskrim Polres Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, menangkap Fikri alias Fik (42), pelaku pembunuhan Herlinah (45), yang telah menjadi buronan selama empat bulan.

Fikri ditangkap saat sembunyi di kediaman kakak kandungnya yang berada di Dusun 4 RT 002 RW 004, Pematang Tahalo Jabung, Kabupaten Lampung Timur, pada Rabu (20/11/2019) malam.

Informasi yang dihimpun, kejadian yang berlangsung pada 6 Agustus 2019 itu bermula saat korban ditelepon pelaku untuk bertemu di kawasan simpang Tanjung Aro sekitar pukul 10.00 WIB.


Baca juga: Bela Diri karena Dianiaya, Mahasiswa Ini Jadi Tersangka Pembunuhan

 

Fikri ketika itu hendak menagih utang sebesar Rp 500.000 kepada korban.

Kemudian, korban datang dengan mengendarai sepeda motor jenis honda beat warna putih dengan plat nomor BG 3630 WF.

Saat bertemu, Fikri membonceng korban sembari menuju ke arah kebun kopi kawasan Talang Kemiling.

"Ketika motor parkir dan korban duduk di atas motor, pelaku menagih utang. Namun, korban tidak mau membayar, sehingga pelaku langsung memukul ke arah muka dan hidung serta mulut korban secara berulang kali, sehingga korban pingsan dan jatuh dari motor," kata Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, Kamis (21/11/2019).

Usai korban pingsan, Fikri langsung mengeluarkan pisau yang disembunyikan di belakang pinggang. Korban yang tak sadarkan diri, akhirnya tewas setelah dianiaya pelaku dengan senjata tajam.

"Kemudian, motor dan handphone korban diserahkan oleh pelaku kepada Jhon Heri untuk dibakar, tetapi oleh Jhon Heri handphone tersebut dijualkan kepada orang lain. Jhon Heri  telah divonis selama 1,5 tahun oleh Pengadilan Negeri Pagaralam, karena ikut terlibat," ujar Kapolres.

Baca juga: Setelah Dibunuh, Pria yang Jenazahnya Dicor Sengaja Dikubur di Bawah Mushala

Setelah melakukan aksinya, Fikri langsung melarikan diri dan bersembunyi selama kurun waktu empat bulan di rumah kakak kandungnya.

Penyidik Satreskrim Polres Pagaralam yang mendapatkan laporan kejadian itu akhirnya melakukan penyelidikan hingga dapat menangkap pelaku.

"Pelaku ditemukan bersembunyi di kandang ayam belakang rumah kakaknya saat ditangkap," ujar dia.

Atas perbuatannya tersebut, Fikri dikenakan Pasal 365 Ayat 3 tentang Pencurian dengan Kekerasan yang menyebabkan korban meninggal, jo Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X