Pelaku Teror Lempar Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya Alami Gangguan Ekshibisionisme, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 20/11/2019, 12:53 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sigit Nugraha (25) pelaku teror lempar sperma dan begal payudara di Tasikmalaya mengaku aksinya tersebut dilakukan untuk memuaskan nafsu seksualnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (20/11/2019).

"Sesuai pengakuan tersangka, modus tersangka pelempar sperma dan remas payudara adalah untuk kepuasan dirinya sendiri," kata Anom.

Dengan mengggunakan sepeda motor, Sigit berkeliling untuk mencari perempuan yang disukai sebagai sasaran pemuasan nafsunya.

Baca juga: Ini Motif Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Ia lalu mendekati perempuan yang diincar dengan modus berkenalan dan menyapa.

Setelah itu dia melakukan masturbasi sambil duduk di motornya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hasil masturbasi yakni sperma ada yang dicipratkan ke arah muka korban, dan ada juga yang dioleskan ke tangan dan pipi korban," kata Anom.

Sigit juga kerap melakukan begal payudara saat korban perempuan mengendarai sepeda motor.

"Kalau yang korban remas payudara ada satu orang yang melapor. Korban adalah keponakan LR (43), salah seorang korban pelemparan sperma yang pertama kali melaporkan resmi ke Kepolisian," kata Anom.

Baca juga: Para Korban Pelemparan Sperma di Tasikmalaya Masih Trauma dan Takut Bepergian Sendiri

 

Pelaku pengidap gangguan ekshibisionisme

Pelaku pelempar sperma ke wanita di Kota Tasikmalaya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Senin (18/11/2019).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Pelaku pelempar sperma ke wanita di Kota Tasikmalaya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Senin (18/11/2019).
Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Senin (18/11/2019) aksi yang dilakukan Sigit Nugraha termasuk gangguan ekshibisionisme.

Hal tersebut dijelaskan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dr Dharmawan Ardi Purnama, Sp.KJ saat dihubungi Kompas.com Minggu (17/2019).

Ia menjelaskan ekshibisionisme adalah perilaku orang yang senang memperlihatkan kemaluan di hadapan orang asing,

Dharmawan mengatakan ekshibisionisme muncul sebagai bentuk ketidakmampuan seseorang dalam menyalurkan hasrat.

Baca juga: Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya, Kenapa Seseorang Punya Gangguan Ekshibisionisme?

Para pelaku akan menikmati reaksi korban yang ketakutan. Rata-rata korban dari adalah perempuan.

Pemberitaan Kompas.com mejelaskan ekshibisionisme dipicu oleh gangguan kepribadian antisosial, penyalahgunaan alkohol, dan pedofilia,

Selain itu perilaku tersebut bisa disebabkan oleh pelecehan seksual saat anak-anak.

Baca juga: Bertemu Pria Ekshibisionis, Jangan Takut Melawan!

 

Jangan takut

Ilustrasi perempuanShutterstock Ilustrasi perempuan
Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, seorang psikolog forensik bernama Stephen Hart mengatakan cara terbaik saat bertemu dengan ekshibisionis, yang sedang beraksi adalah pergi dari situasi tersebut secepat mungkin, tanpa memberikan respon pada wajah.

Jika exhibitionist mendekat, Stepnhen menyarankan korban segera berlari lebih cepat dan berteriak minta tolong.

Hal senada juga disampaikan dokter Dharmawan. Ia mengatakan agar korban yang sebagian besar adalah perempuan, berani melakukan respons perlawanan seperti berteriak.

Mereka memamerkan kemaluan atau bagian privatnya kepada orang lain, karena tidak berani melakukan tindakan secara fisik pada korban.

"Enggak berani memperkosa. Ya, teriaki saja," jawab Dharmawan singkat.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Sperma Tertangkap, Para Korban Terus Berdatangan ke Kantor Polisi

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Irwan Nugraha, Gloria Setyvani Putri, Luthfia Ayu Azanella | Editor: Abba Gabrillin, Sari Hardiyanto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.