Tersangka Teroris Bom Medan Gunakan Medsos Sebar Ideologi Radikal

Kompas.com - 19/11/2019, 18:41 WIB
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja menyebut ada 4 orang tersangka teroris yang ditangkap di Medan. Dengan demikian, total orang yang sudah diamankan sebanyak 30 orang, termasuk pelaku, Rabbial M.N dan dua orang yang tewas. Dari 30 tersangka itu, 3 di antaranya perempuan. KOMPAS.COM/DEWANTOROKabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja menyebut ada 4 orang tersangka teroris yang ditangkap di Medan. Dengan demikian, total orang yang sudah diamankan sebanyak 30 orang, termasuk pelaku, Rabbial M.N dan dua orang yang tewas. Dari 30 tersangka itu, 3 di antaranya perempuan.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebagian tersangka teroris aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) masih berusia muda. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, para tersangka dalam kasus bom bunuh diri yang terjadi pada Rabu pagi (13/11/2019) berusia 20 hingga 40 tahun.

"Media sosial mereka gunakan untuk sarana berinteraksi, diduga menyebarkan paham-paham radikal, tapi kami terus melakukan patroli dunia maya selama 24 jam," ujar Tatan, Selasa (19/11/2019).


Baca juga: Kasus Bom Medan 23 Tersangka Diamankan, Kapolda Sumut: Latihannya seperti Zaman Batu

Menurutnya, melihat perkembangan media sosial yang sangat pesat sekarang ini, kerap digunakan oleh anak usia muda sebagai sarana mendapatkan informasi.

Karena itu, Tatan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing atau termakan dengan isu yang didapat dari media sosial.

Diketahui, Rabbial M.N, pelaku bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan, masih berusia 24 tahun. Kemudian, Aris, Fadli, Lalu, Andri dan dua orang yang ditangkap dari kepala lingkungan di Sicanang, Belawan masih berusia 23 sampai 28 tahun.

Ketika ditanya, apakah sudah mendeteksi media sosial apa yang berpotensi dapat menyebabkan seseorang menjadi radikal, Tatan mengaku masih fokus pada pengungkapan dan pengembangan kasus di Polrestabes Medan.

"Tapi sambil berjalan. Kita ada cyber troop kita melakukan patroli dunia maya setiap hari 24 jam. Apabila menemukan kita akan laporkan kepada tim cyber Ditkrimsus Polda Sumut," katanya.

Baca juga: Sebagian Tersangka Kasus Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Menyesal

Diberitakan sebelumnya, pada Rabu pagi (13/11/2019), bom meledak di dekat kantin Mako Polrestabes Medan dan menewaskan Rabbial M.N (25) dan melukai enam orang lainnya.

Pasca kejadian, polisi menyisir ke sejumlah lokasi dan mengamankan beberapa orang yang memiliki peran masing-masing.

Hingga hari ini, Selasa sore (19/11/2019), Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja setidaknya total 30 pelaku berhasil ditangkap.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X