Bupati Bandung Beri Izin Proyek Perumahan Elite di Sawah 100 Hektare

Kompas.com - 19/11/2019, 16:26 WIB
Bupati Bandung Dadang Naser KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANABupati Bandung Dadang Naser

BANDUNG, KOMPAS.com - Bupati Bandung Dadang Naser memastikan proyek pembangunan kawasan pemukiman terpadu Podomoro Park di atas lahan seluas 100 haktare di Bojongsoang, Kabupaten Bandung yang dikembangkan oleh PT Agung Podomoro Land (APLN), sudah memenuhi proses perizinan dan sesuai prosedur yang ditetapkan.

“Izin proyek Podomoro Park sudah lengkap. Izin Pemanfaatan Tanah (IPT) site plan juga sudah lengkap. Tidak ada masalah dengan proyek itu,” kata Dadang, di Bandung,  Selasa (19/11/2019).

Dadang juga menambahkan, kawasan permukiman terpadu yang dibangun Podomoro Land bukan lahan hijau yang dilindungi.

Baca juga: Viral Bupati Bandung Barat Ditagih Utang Rp 25 Juta oleh Pensiunan PNS


 

Menurut dia, lokasi tersebut merupakan areal yang kurang produktif sehingga bisa digunakan untuk proyek perumahan.

“Itu bukan lahan hijau, itu sawah. Kenapa itu dibangun? Sudah merah lahannya (tidak produktif). Termasuk Bojongsoang, nggak ada itu (isu) lahan hijau dipakai Podomoro Land. Nggak ada (pelanggaran), saya digantung kalau lahan hijau diberi IPT (izin pemanfaatan tanah). Saya pasti digarap KPK,” jelas Dadang.

Dadang menambahkan, kehadiran Podomoro Park diharapkan bisa menciptakan kebangkitan ekonomi di wilayah Bandung selatan dan dapat memberikan multiplier effect untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Dampak ekonomi pasti tinggi di sana. Karena di sana bukan hanya perumahan, tapi ada pertokoan dan restoran yang pajaknya langsung masuk ke kita (Pemkab Bandung) setiap bulan. Lapangan kerja juga pasti akan tersedia,” bebernya.

Dadang berharap, pembangunan di Bojongsoang bisa lebih baik dari Padalarang yang digarap oleh Kota Baru Parahyangan (kawasan perumahan elite di Bandung Barat).

Selain itu, Podomoro Park diharapkan juga dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sehingga ke depan akan dibangun jalur khusus ke Podomoro Land dari tol Buah Batu.

Sementara itu, pihak Podomoro Park memastikan proses pembangunan rumah mewah di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, telah memiliki izin dan sesuai dengan aturan.

"PT Pesona Mitra Kembar Mas (PMKM) selaku pengembang Podomoro Park Bandung, telah melengkapi setiap izin yang diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung, di antaranya izin lokasi, izin lingkungan, Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)," ucap CEO Podomoro Park Bandung, Susanto Ong.

Baca juga: Ridwan Kamil Ajak Ulama Kabupaten Bandung Barat Ikut Berdakwah di “English for Ulama” 2020

Susanto mengatakan, segala proses perizinan telah ditempuh dan didapatkan sebelum proyek pembangunan Podomoro Park dimulai. Menurut dia, proses perizinan ditempuh melalui berbagai tahapan serta regulasi yang diatur oleh Pemkab Bandung.

"Komitmen kami adalah bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendorong kegiatan ekonomi di wilayah ini yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah 'Atap' Kampung Belajar Tanoker

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah "Atap" Kampung Belajar Tanoker

Regional
Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X