PNS di Magetan Akan Diliburkan Saat Pemilihan 184 Kepala Desa

Kompas.com - 18/11/2019, 17:03 WIB
Bupati Magetan Suprawoto memastikan PNS akan diliburkan saat pelaksanaan pilkades serentak di 184 desa yang akan digelar 27 November mendatang. KOMPAS.COM/SUKOCOBupati Magetan Suprawoto memastikan PNS akan diliburkan saat pelaksanaan pilkades serentak di 184 desa yang akan digelar 27 November mendatang.

MAGETAN, KOMPAS.com – Bupati Magetan Suprawoto memastikan bahwa pegawai negeri sipil ( PNS) di Magetan, Jawa Timur, akan diliburkan saat pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di 184 desa.

Pemilihan kepala desa tersebut akan digelar pada 27 November 2019 mendatang.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pemerintah daerah telah mengantongi izin gubernur untuk meliburkan PNS saat pemilihan.

“Kita sudah minta izin ke gubernur untuk pelaksanaan ini menjadi hari libur,” ujarnya Senin (18/11/2019).

Baca juga: Perampok Mengikat ATM BRI, lalu Ditarik Pakai Mobil

Suprawoto menambahkan, kebijakan itu diambil, karena 90 persen panitia pemilihan kepala desa adalah PNS.

“Setelah kita cek di lapangan, itu panitia Pilkades 90 persen adalah PNS,” kata Suprawoto.

Suprawoto memastikan pemerintah daerah telah siap menggelar Pilkades serentak di 184 desa pada 27 November mendatang.

Untuk menggelar pelaksanaan pilkades serentak, pemerintah daerah telah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp 7 miliar.

Dari 184 desa yang mengikuti Pilkades serentak, 18 desa nantinya akan menggunakan sistem e-voting.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WN China di Surabaya Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan RSUD Dr Soetomo

WN China di Surabaya Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan RSUD Dr Soetomo

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X