Perampok Mengikat ATM BRI, lalu Ditarik Pakai Mobil

Kompas.com - 18/11/2019, 14:55 WIB
Kondisi ATM BRI Unit Kalianda yang dibongkar kawanan perampok, Senin (18/11/2019) dini hari. Kawanan perampok menarik mesin ATM dengan cara diikat kawat sling dan ditarik menggunakan mobil. (Foto tangkap). KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKondisi ATM BRI Unit Kalianda yang dibongkar kawanan perampok, Senin (18/11/2019) dini hari. Kawanan perampok menarik mesin ATM dengan cara diikat kawat sling dan ditarik menggunakan mobil. (Foto tangkap).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Kawanan perampok bersenjata membongkar anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Unit Kota Baru, Kalianda, Lampung Selatan, pada Senin (18/11/2019) dini hari.

Mesin ATM dibongkar dengan cara ditarik menggunakan mobil.

Perampokan yang terjadi di Unit BRI Jalan Radin Intan, Kota Baru, Kalianda itu diketahui oleh Eko yang merupakan petugas satuan pengamanan (satpam) BRI.

Eko mengetahui perampokan dari pantauan kamera pengawas atau CCTV di dalam bank.


Saat itu, Eko sedang berjaga di dalam bank.

“Saat itu saya lihat dari CCTV. Ada lima orang membawa senjata api,” kata Eko saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Pilot Batik Air yang Pingsan Menjalani Tes Urine, Ini Hasilnya

Menurut Eko, kawanan perampok tersebut datang ke lokasi menggunakan mobil Avanza warna silver dan langsung masuk ke dalam ATM begitu sampai.

Tiga orang turun dari mobil, sementara dua di antaranya masuk dan berusaha mencongkel mesin ATM menggunakan linggis.

Diduga, karena tidak bisa merusak mesin ATM menggunakan linggis, satu orang pelaku keluar dari dalam mobil sambil membawa kawat sling.

“Satu pelaku yang ada di dalam mobil keluar membawa rantai atau kawat sling,” kata Eko.

Setelah itu, satu pelaku masuk kembali ke dalam mobil dan mencoba menarik mesin ATM yang sudah diikat kawat sling itu.

Namun, kawat itu terlepas dan menghantam kaca ruangan ATM hingga pecah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X