KILAS DAERAH

Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Kompas.com - 18/11/2019, 08:07 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bersama Bupati Gowa menunjukkan Penghargaan Kepahlawanan kepada I Mangadacinna Daeng Sitaba Karaeng Patinggalloang dalam HUT ke-699 Kabupaten Gowa di Benteng Somba Opu, Minggu (17/11/2019). Dok. Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi SelatanGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bersama Bupati Gowa menunjukkan Penghargaan Kepahlawanan kepada I Mangadacinna Daeng Sitaba Karaeng Patinggalloang dalam HUT ke-699 Kabupaten Gowa di Benteng Somba Opu, Minggu (17/11/2019).

KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menyebutkan Kabupaten Gowa dapat menjadi cerminan dan suri teladan bagi daerah lain.

Hal itu terjadi usai Presiden RI Joko Widodo memberikan penghargaan tertinggi kepahlawanan Bintang Budaya Parama kepada pahlawan asal Gowa, I Mangadacinna Daeng Sitaba Karaeng Patinggalloang, pada Agustus lalu di Istana Negara.

Dengan penghargaan itu, Karaeng Pattingaloang resmi menjadi Pahlawan Nasional. Sebelumnya sudah ada dua pahlawan asal Gowa yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional, yakni Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf. 

"Kami bersyukur, bertambah lagi pahlawan (nasional) dari Gowa. Setelah Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf, kini ditambah Karaeng Pattingaloang," kata Nurdin Abdullah pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-699 Kabupaten Gowa di Benteng Somba Opu, Minggu (17/11/2019).

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Pemprov Sulsel Antisipasi Terjadinya Inflasi

Dalam keterangan tertulisnya dijelaskan, nama Karaeng Pattingaloang juga digunakan dan diabadikan sebagai nama gedung serba guna di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Yasin Limpo mengatakan pengangkatan Karaeng Pattingaloang menjadi Pahlawan Nasional pun membuat momentum hari jadi Gowa ke-699 sangat menjadi istimewa

Ia menyebutkan tokoh Kerajaan Gowa abad ke-16 tersebut jasanya sangat besar dalam meningkatkan dan memajukan kebudayaan bangsa.

"Dalam perjalanannya Karaeng Pattingalloang dikenal sebagai raja tersohor karena menyukai ilmu sains serta menguasai tujuh bahasa asing," paparnya.

Gowa lahirkan banyak pahlawan

Lebih lanjut, Bupati Adnan menyebutkan, Kabupaten Gowa telah melahirkan banyak tokoh kenamaan yang menjadi kebanggaan rakyat Gowa sepanjang zaman.

Ia menjelaskan pada zaman kependudukan Belanda sejarah mencatat peran dan sumbangsih orang Gowa dalam eksistensi Republik Indonesia. 

Selain Sultan Hasanuddin, Syekh Yusuf dan Karaeng Pattinggalong masih banyak banyak tokoh lainnya yang berperan dalam memperjuangan kemerdekaan RI. Salah satunya adalah Karaeng Galesong.

Bersama Dokter Wahidin Sudirohusodo Karaeng Galesong kemudian mempelopori lahirnya organisasi Budi Utomo pada 1908.

Tokoh lain kebanggan masyarakat Gowa adalah tokoh besar pendidikan nasional, yakni Ki Hajar Dewantoro.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Regional
Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Regional
Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Upayakan Perbaikan

Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Upayakan Perbaikan

Regional
Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Regional
Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

Regional
Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Regional
Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Faktor Umur, Neneng, Gajah Berusia 55 Tahun di Kebun Binatang Medan Mati

Regional
18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

18 TKI Ilegal Gagal ke Malaysia Akibat Kapalnya Tenggelam, 9 Orang Masih Dicari

Regional
2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X