Munas di Bali, Kagama Siapkan 13 Roadmap Pembangunan Manusia bagi Jokowi

Kompas.com - 14/11/2019, 16:08 WIB
Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, melihat langsung sisa-sisa bangunan yang habis terbakar pascakerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, Senin (28/10/2019). Kepada wartawan, Presiden mengaku telah memerintahkan Kementerian PUPR dibantu oleh TNI untuk mempercepat rekronstruksi pembangunan di Wamena. AFP/ISTANA KEPRESIDENAN INDONESIPresiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, melihat langsung sisa-sisa bangunan yang habis terbakar pascakerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, Senin (28/10/2019). Kepada wartawan, Presiden mengaku telah memerintahkan Kementerian PUPR dibantu oleh TNI untuk mempercepat rekronstruksi pembangunan di Wamena.

DENPASAR, KOMPAS.com - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada ( Kagama) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XIII di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali.

Rencananya acara ini akan berlansung selama empat hari, mulai dari 14 sampai 17 November 2019.

Munas kali ini mengangkat tema Kagama bersinergi untuk Indonesia maju. Presiden  Joko Widodo dijadwalkan akan hadir.

"Panitia masih berharap Beliau ( Jokowi) untuk hadir, kalau pun tidak bisa, kami bisa memaklumi kesibukan Beliau," kata ketua Panitia Nasional Munas Kagama Ari Dwipayana dalam keterangan pers, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Kagama Hiasi Menteri Jokowi, UGM: Selamat Bekerja

Munas kali ini akan diisi dengan sejumlah agenda.

Beberapa di antaranya pemilihan ketua, kegiatan sosial, seminar dan merumuskan 13 roadmap pembangunan manusia Indonesia yang akan diserahkan kepada Presiden.

Roadmap tersebut merupakan rumusan dari seminar nasional yang digelar di empat kota sebelum Munas digelar.

"Pada periode kedua Presiden Jokowi menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, karena itu Kagama akan merumuskan roadmapnya dalam munas ini," ujar Ari.

Menurut Ari, roadmap ini diperlukan, karena pembangunan sumber daya manusia harus ada kesesuai antara tujuan yang ingin dicapai dengan langkah menuju tujuan tersebut.

"Roadmap diperlukan agar jangan sampai tujuan kita ke Jakarta tapi jalan yang siambil lewat Papua, malah tidak akan sampai tujuan," kata Ari.

Selain itu, Kagama akan melakukan konsolidasi untuk melahirkan generasi dengan kepemimpinan yang kuat.

" Saya percaya Kagama bukan untuk kumpul-kumpul saja, tapi berproses. Leader tidak harus jadi top leader, tapi bisa berkarya di tempat-tempat lain," kata Ari



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Regional
Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Regional
19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Regional
Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Regional
Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Pemerkosaan Didampingi Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Pemerkosaan Didampingi Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X