Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Kompas.com - 14/11/2019, 05:45 WIB
Seorang polisi dan dua anggota TNi terlibat adu jotos di Palembang, Sumsel. Tangkapan layar InstagramSeorang polisi dan dua anggota TNi terlibat adu jotos di Palembang, Sumsel.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebuah video seorang polisi adu jotos dengan dua laki-laki viral di media sosial.

Video tersebut diunggah akun Instagram @palembang_bedesau pada Rabu (13/11/2019).

Video berdurasi 30 detik tersebut diketahui diambil di kawasan Bliyu, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang.

Terlihat pengguna jalan berhenti dan menyaksikan adu jotos tersebut. Dua pria yang berpakaian sipil diketahui sebagai anggota TNI.

Baca juga: Viral Video 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi di Tengah Jalan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Min cari info anget. Kejadian di bom baru. Polisi sahbara di keroyok oleh sipil. Sepertinya ada kemungkinan anggota berpakaian sipil. Kejadian sore tadi. Polisinyo masih dulur aku min. Sekarang korbanyo di IGD bom baru. Lum tahu permasalahanya , diduga pelaku pengeroyokan bukan orang sipil . Tapi hanya pas kejadian berbaju sipil . #Palembang_bedesau

A post shared by palembang_bedesau (@palembang_bedesau) on Nov 12, 2019 at 7:44am PST

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dipicu salah paham di jalan

IlustrasiPIXABAY.com Ilustrasi
Saat dikofirmasi Kompas.com, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan bahwa polisi yang terlibat adu jotos itu adalah Bripda NF yang bertugas di Mapolresta Palembang.

Sementara dua pria yang menggunakan pakaian sipil adalah Serda AN dan Serda BF.

Ia menyebutkan, kejadian tersebut dipicu salah paham saat berkendara di jalan. Menurut Supriadi, Bripda NF tidak mengetahui bahwa dua pria itu adalah anggota TNI.

"Ketiganya sempat terlibat cekcok mulut hingga berujung perkelahian. Akan tetapi, masalah ini sudah damai," ujar dia.

Baca juga: Kronologi 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi di Tengah Jalan

Supriadi mengatakan bahwa mereka bertiga sudah bertemu secara kekeluargaan dan berdamai.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan membantah bahwa anggotanya terlibat adu jotos dengan anggota kepolisian.

Ia menyebutkan, mereka hanya berselisih paham.

"Enggak ada yang adu jontos, selisih paham dan sudah baikan," kata Djohan melalui pesan singkat.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Aji YK Putra | Editor: David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X