Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Kompas.com - 13/11/2019, 19:45 WIB
Gedung MTsN Matangkuli di Desa Mee, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Rabu (13/11/2019) terendam banjir. BPBD Aceh UtaraGedung MTsN Matangkuli di Desa Mee, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Rabu (13/11/2019) terendam banjir.

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Seluruh siswa MTsN Matangkuli terpaksa diliburkan akibat banjir yang merendam gedung dan halaman sekolah.

Banjir merendam Kecamatan Matangkuli, dan Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara dua hari terakhir.

Kepala BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, mengatakan secara umum banjir mulai surut dengan berkurangnya debit air di sejumlah desa.

"Kini warga sudah mulai membersihkan rumahnya dari lumpur diakibatkan banjir akibat luapan sungai Krueng Keurutoe dan Krueng Pirak," kata Amir Hamzah, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Aceh Utara

Hingga saat ini, warga belum bisa beraktivitas dengan normal. Bahkan ada sekolah terpaksa diliburkan karena masih tergenang air.

Dia menjelaskan debit air di Sungai Krueng Keureutoe kemarin sekitar pukul 17.00 WIB mencapai 4,40 meter. Saat ini ketinggian debit air surut menjadi 3,90 meter.

Seorang guru MTsN Matangkuli, Erlin menyebutkan proses belajar mengajar diliburkan lantaran ruang kelas masih terendam banjir.

"Mungkin siswa terpaksa diliburkan empat hari, karena air juga masuk ke ruang belajar siswa," katanya.

Baca juga: BPBA: Empat Kabupaten dan Kota Terendam Banjir di Aceh

Ia berharap adanya upaya pemerintah dalam mengatasi masalah banjir. 

"Jika hal itu terjadi maka siswa harus terpaksa diliburkan dan sangat disayangkan mereka nanti tidak bisa ikut proses belajar mengajar," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X