Narkoba Merajalela di Cianjur, Kapolres Ancam Tembak di Tempat Pengedar dan Bandar

Kompas.com - 13/11/2019, 09:00 WIB
Para bandar dan pengedar narkoba dirilis di halaman Mapolres Cianjur, Jawa Barat, Selasa (12/11/2019). Sedikitnya sembilan bandar narkoba dibekuk timsus Satnarkoba. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPara bandar dan pengedar narkoba dirilis di halaman Mapolres Cianjur, Jawa Barat, Selasa (12/11/2019). Sedikitnya sembilan bandar narkoba dibekuk timsus Satnarkoba.

CIANJUR, KOMPAS.com – Peredaran narkoba di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat semakin merajalela dalam beberapa bulan terakhir.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto pun kembali menegaskan komitmennya untuk memberangus peredaran barang haram tersebut.

Juang bahkan telah menginstruksikan jajarannya untuk bertindak tegas terhadap para pengedar dan bandar narkoba.

“Apabila masih ada kita dapati bandar narkoba, kita tindak tegas, tembak di tempat," kata Juang saat ekspose kasus narkoba di halaman Polres Cianjur, Selasa (12/11/2019) petang.

Peredaran narkoba dikatakannya merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara serius.

Karena itu, ia bertekad tidak akan memberikan celah bagi para bandar narkoba mengedarkan barang haram mereka.

“Jangan ada lagi narkoba beredar di Cianjur. Kita persempit ruang geraknya, kita berangus,” ujar dia.

Baca juga: 9 Bandar Narkoba Diciduk, Jalur Pengiriman ke Cianjur Terungkap

Awasi titik rawan

Jajarannya pun terus meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan di titik-titik rawan penyelundupan narkoba ke wilayah Kabupaten Cianjur.

Pasalnya, narkoba yang beredar di Cianjur berasal dan dipasok dari luar daerah, terutama dari wilayah Jabodetabek, Sukabumi dan Bandung.

“Pengirimannya menggunakan jalur-jalur alternatif, termasuk jalur-jalur tikus. Lintas Jonggol merupakan akses yang paling sering digunakan mereka dalam menyelundupkan narkoba, termasuk juga dari jalur Sukabumi,” kata Juang.

Untuk mengelabui petugas, para bandar narkoba ini mengemas barang mereka sedemikian rupa, dan membawanya menggunakan sepeda motor agar bisa masuk ke jalur-jalur tikus untuk menghindari patroli dan razia petugas.

Baca juga: Cianjur Jadi Tempat Pembuangan Gelandangan dan ODGJ

Pelaku terancam 15 tahun penjara

Sebelumnya diberitakan, dalam sepekan terakhir, jajaran Satserse Narkoba Polres Cianjur membekuk sembilan bandar narkoba jenis sabu, ganja dan psikotropika di sejumlah tempat yang berbeda.

Dari tangan mereka diamankan sabu seberat 6,75 gram, ganja seberat 2,7 kilogram dan puluhan pil "setan" jenis Calmlet dan Alphazolam.

Para tersangka, AAB, DA, AW, FI, SO, DY, ES, UY dan AR dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 UU Narkotika dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Brimob yang Gugur Ditembak MIT Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Anggota Brimob yang Gugur Ditembak MIT Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Regional
Budidaya Ular, Rifal Habiskan Rp 1,6 Juta Beli Ayam dan Tikus untuk Pakan

Budidaya Ular, Rifal Habiskan Rp 1,6 Juta Beli Ayam dan Tikus untuk Pakan

Regional
Siswa Kaget, Sedang Latihan Upacara, Atap Ruang Kelas Ambruk

Siswa Kaget, Sedang Latihan Upacara, Atap Ruang Kelas Ambruk

Regional
Tenda dan Baliho HUT Mamuju Tengah Porak-poranda Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Tenda dan Baliho HUT Mamuju Tengah Porak-poranda Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Regional
Ingin Miliki Hafiz dan Dai, Santri Ponpes Diajak Jadi Anggota Polri

Ingin Miliki Hafiz dan Dai, Santri Ponpes Diajak Jadi Anggota Polri

Regional
12.000 Guru Gelar Apel Akbar, Sepakat UN Dihapus

12.000 Guru Gelar Apel Akbar, Sepakat UN Dihapus

Regional
Butuh Waktu 3 Jam, Petugas Damkar di Sumedang Evakuasi Sarang Tawon

Butuh Waktu 3 Jam, Petugas Damkar di Sumedang Evakuasi Sarang Tawon

Regional
Operasi Tinombala, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak di Bagian Belakang dan Perut

Operasi Tinombala, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak di Bagian Belakang dan Perut

Regional
Mudik Natal dan Tahun Baru, Gardu di 3 Gerbang Tol Solo-Ngawi Ditambah

Mudik Natal dan Tahun Baru, Gardu di 3 Gerbang Tol Solo-Ngawi Ditambah

Regional
Pertamina Ambil Sampel Koloni Kerang Hijau di Karawang

Pertamina Ambil Sampel Koloni Kerang Hijau di Karawang

Regional
Natal dan Tahun Baru, 20.000 Kendaraan Diprediksi Lewati Tol Solo-Ngawi

Natal dan Tahun Baru, 20.000 Kendaraan Diprediksi Lewati Tol Solo-Ngawi

Regional
Etek Lawu, Komunitas Pedagang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Etek Lawu, Komunitas Pedagang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Regional
Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X