Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Kompas.com - 12/11/2019, 17:33 WIB
Awak mikrobus jurusan Purwokerto-Bobotsari mogok dan mendatangi Kantor Dinhub Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (12/11/2019). Mereka mengajukan tiga tuntutan atas berlakunya bus Trans Jateng. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINAwak mikrobus jurusan Purwokerto-Bobotsari mogok dan mendatangi Kantor Dinhub Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (12/11/2019). Mereka mengajukan tiga tuntutan atas berlakunya bus Trans Jateng.

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Setelah menggelar aksi mogok kerja untuk memprotes Bus Trans Jateng, puluhan awak mikrobus jurusan Purwokerto-Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, akan kembali beroperasi.

Perwakilan awak mikrobus Ganteng mengatakan, aksi mogok yang digelar Selasa (12/11/2019) ini sebagai bentuk solidaritas sesama awak bus agar tuntutan mereka dapat segera terpenuhi.

Hal itu disampaikan Ganteng seusai audiensi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Purbalingga dengan stakeholder terkait, Selasa.

"Hari ini mogok semua, total, khususnya mikrobus jurusan Purwokerto-Bobotsari, ini karena mau ke sini biar kompak," kata dia. 

"Besok mulai jalan lagi, normal lagi," lanjutnya. 

Baca juga: Luncurkan Trans Jateng Purbalingga-Banyumas, Ganjar Ajak Warga Naik Bus

"Nanti setelah ini juga sebagian jalan lagi. Total bus jurusan Purwokerto-Bobotsari sekitar 70-an. Mudah-mudahan ini cepat terselesaikan." 

Perwakilan Koperasi Abdi Luhur Abadi yang menaungi sejumlah mikrobus, Gunawan Winarso juga turut memberikan pendapatnya. 

Menurut dia, dari tiga tuntutan yang disampaikan awak bus saat mogok bersama, pihaknya meminta agar persoalan jalur Bus Trans Jateng segera diselesaikan.

"Soal jalur kami melangkah cepat, tidak mau bulanan atau mingguan, secepat mungkin diselesaikan," kata Gunawan.

Baca juga: Protes Bus Trans Jateng, Puluhan Awak Mikrobus di Purbalingga Mogok Kerja

Tiga tuntutan awak mikrobus di Purbalingga

Diberitakan sebelumnya, puluhan awak mikrobus jurusan Purwokerto-Bobotsari, menggelar aksi mogok kerja, Selasa (12/11/2019). 

Mereka mengajukan tiga tuntutan terkait operasional bus Trans Jateng. 

Mereka memprotes penambahan halte bus Trans Jateng Koridor I Purwokerto-Purbalingga pada tiga titik.

Mereka juga memprotes rute bus Trans Jateng di kawasan Kota Purbalingga.

Selain itu, mereka juga meminta agar jam operasional Bus Trans Jateng dikurangi dari empat kali PP menjadi seperti semula yaitu tiga kali PP.

Baca juga: Ganjar Manfaatkan BRT Trans Jateng untuk Promosikan Pariwisata Jateng



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X