Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Pekerja yang Dipukuli Saat Demo Tambang

Kompas.com - 11/11/2019, 18:18 WIB
Iptu Akbar bersimpuh KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDINIptu Akbar bersimpuh
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Iptu Akbar Kapolsek Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan terekam bersimpuh di hadapan massa membawa golok saat demo tolak tambang ilegal di wilayahnya.

Kepada Kompas.com, Senin (11/11/2019), Iptu Akbar bercerita saat kejadian massa yang emosi memukuli pekerja tambang.

Bahkan massa mengejar pekerja dan menghunuskan golok serta parang. Saat itu, pekerja terjatuh dan nyaris ditebas oleh massa.

Akbar pun berinisiatif bersimpuh dihadapan massa agar tidak menebas korban.

Baca juga: Viral Video Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok

"Saat terjatuh, korban kemudian nyaris ditebas oleh warga yang sudah menghunuskan goloknya. Karena situasi emosi, saya kemudian berinisiatif bersimpuh, memohon agar tidak menebas korban," kata Akbar.

Dalam video yang beredar di media sosial, Akbar terlihat bersimpuh dan menangkupkan kedua tangannya sejajar dengan wajah untuk menyelamatkan korban.

Setelah melihat aksi sang kapolsek, emosi massa mereda.

Saat kejadian, massa menggelar aksi tolak tambang ilegal di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Mereka tersulut emosi,

"Saat itu, puluhan warga menolak tambang ilegal, dilakukan dengan aksi demo. Saat itu warga tersulut emosi," kata Akbar.

Baca juga: Viral Video Pembacokan di Bali, 6 Orang Jadi Korban

 

Sosok yang disegani

Iptu Akbar saat bersimpuh dan memohon agar massa tidak melukai warga lainnya.KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN Iptu Akbar saat bersimpuh dan memohon agar massa tidak melukai warga lainnya.
Wakapolres Pinrang Kompol Nugraha Pamungkas mengatakan bahwa Akbar dikenal sebagai polisi yang ramah.

Selain itu Akbar cukup disegani oleh warga Pinrang karena memiliki pribadi yang baik dan suka menolong.

"Iptu Akbar dikalangan polisi dan warga dikenal sebagai polisi yang berkepribadian baik dan suka monolong," kata Wakapolres Pinrang Kompol Nugraha Pamungkas.

Ia mengatakan Iptu Akabar akan mendapatkan penghargaan karena telah membantu warga yang nyawanya terancam.

Baca juga: Kronologi Video Viral Mobil Jatuh ke Jurang: Akibat Lupa Pasang Rem Tangan, Pengemudi Ikut Terseret

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Suddin Syamsuddin | Editor: Abba Gabrillin)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Regional
Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Regional
19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Regional
Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Regional
Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Pemerkosaan Didampingi Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Pemerkosaan Didampingi Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X