PAUD yang Diresmikan Jokowi Tak Beratap Selama 10 Bulan, Siswa Belajar di Halaman

Kompas.com - 11/11/2019, 15:33 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto dan Kepala PAUD Harapan Bangsa, Sri Wahyuningsih meninjau bangunan gedung PAUD yang atapnya ambruk karena dimakan rayap di Solo, Jawa Tengah, Senin (11/11/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto dan Kepala PAUD Harapan Bangsa, Sri Wahyuningsih meninjau bangunan gedung PAUD yang atapnya ambruk karena dimakan rayap di Solo, Jawa Tengah, Senin (11/11/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Puluhan siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) Harapan Bangsa di Sorogenen RT 005/ RW V, Jagalan, Jebres, Solo, Jawa Tengah terpaksa harus belajar di halaman sekolah karena atap ruang kelas ambruk.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 27 Januari 2019 lalu. Namun, hingga kini atap kelas belum juga diperbaiki.

Kepala Sekolah PAUD Harapan Bangsa, Sri Wahyuningsih mengatakan, ambruknya atap bangunan ruang kelas tersebut disebabkan karena dimakam rayap dan usia bangunan yang sudah tua.

Sebelum berdiri PAUD Harapan Bangsa, bangunan itu digunakan sebagai Taman Kanak-kanak (TK) Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) Kelurahan Jagalan.

Pada November 2007, bangunan gedung TK LKMD yang diresmikan Wali Kota Surakarta saat itu, Joko Widodo (Jokowi) berubah nama menjadi PAUD Harapan Bangsa.

"Ini memang bangunan lama. Dulunya TK LKMD. Setelah diresmikan Pak Jokowi berubah nama manjadi PAUD Harapan Bangsa," kata Sri ditemui di PAUD Harapan Bangsa Solo, Jawa Tengah, Senin (11/11/2019).

Baca juga: Gedung SD Ambruk Terjadi Lagi, Kali Ini di Jombang

Bangunan sekolah yang dibangun sekitar tahun 1980-an itu sama sekali belum pernah tersentuh perbaikan atau renovasi.

"Cuma ada penambahan bangunan seperti kantor, dan halaman sekolah," kata dia.

Sri menjelaskan, sejak atap ruang kelas ambruk siswa terpaksa belajar di halaman sekolah.

Saat siang hari siswa sering mengeluhkan panas lantaran atapnya terbuat dari galvalum.

Ambruknya atap ruang kelas berpengaruh terhadap penerimaan siswa baru. Jumlah siswa yang menempuh pendidikan di PAUD Harapan Bangsa terus menurun.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Regional
Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Regional
Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Regional
Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Regional
Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Regional
Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X