Kasus 25 Makam di Tasikmalaya Terbongkar di Bawah Nisan, Warga: Bukan Pertama Kali

Kompas.com - 11/11/2019, 10:44 WIB
Polisi dan warga memeriksa kondisi makam yang rusak di Tempat Pemakaman Umum Kampung Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/11/2019). (ANTARA/HO Polsek Cikatomas)Polisi dan warga memeriksa kondisi makam yang rusak di Tempat Pemakaman Umum Kampung Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/11/2019).

KOMPAS.com - Heboh 25 makam ditemukan terbongkar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Pakemitan II, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mendapat sorotan.

Menurut salah satu warga di sekitar TPU, Anda Juanda, makam-makam yang terbongkar tersebut diduga sengaja digali tepat di bagian bawah batu nisan.

"Jenazah dan kerangkanya tidak ada yang hilang, hanya rusak bagian bawah nisan saja," kata Anda, seperti dikutip dari Antara.

Anda menambahkan, makam-makam tersebut digali dengan kedalaman galian sekitar 50 sentimeter. 

Baca juga: Misterius, 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar di Bagian Kepala

Sementara itu, menurut Anda yang juga bekerja sebagai penggali makam di TPU Kampung Pakemitan II, peristiwa tersebut terungkap saat salah satu peziarah melaporkan ada makam yang terbongkar.

Setelah dicek lebih lanjut, ada kurang lebih 25 makam yang ditemukan telah terbongkar di bawah nisannya.

"Saat dicek ada 25 makam yang terbuka," ujar Anda, Senin (11/11/2019).

Bukan pertama kali terjadi 

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Sementara itu, menurut Anda, kejadian ada makam yang diduga dirusak bukanlah pertama kali terjadi.

Sebelum pemilihan kepala desa (pilkades) ada dua makam yang ditemukan rusak. Hingga kini belum diketahui siapa yang melakukan pembongkaran makam itu.

Saat ini masyarakat dan keluarga ahli waris secara gotong royong memperbaiki makam yang rusak.

Baca juga: Cerita Seorang Warga Buat Jalan Alternatif dengan Linggis Selama 10 Tahun

(Penulis: David Oliver Purba)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Regional
Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Regional
Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X