Puluhan Kayu Illegal Logging Ditemukan di Kebun Cokelat di Tanggamus

Kompas.com - 10/11/2019, 17:25 WIB
Puluhan batang kayu sonokeling yang disita petugas Polsek Limau, Tanggamus pekan lalu. Diduga kayu itu hasil illegal logging dari hutan lindung register 28 Tanggamus. (Foto: Humas Polres Tanggamus) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAPuluhan batang kayu sonokeling yang disita petugas Polsek Limau, Tanggamus pekan lalu. Diduga kayu itu hasil illegal logging dari hutan lindung register 28 Tanggamus. (Foto: Humas Polres Tanggamus)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Puluhan gelondong kayu Sonokeling yang diduga hasil illegal logging disita Polsek Limau, Tanggamus, Lampung. Kayu-kayu tersebut disembunyikan di kebun cokelat.

Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi mengatakan kayu sonokeling sebanyak 51 potong itu ditemukan anggotanya di sebuah kebun cokelat di Dusun Batu Kibau, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Selasa (5/11/2019) sore pekan lalu.

“Ada laporan dari masyarakat bahwa ditemukan tumpukan kayu sonokeling di tengah kebun kakao,” kata Ichwan, Minggu (10/11/2019).

Baca juga: Illegal Logging di Samosir, Pelaku Kabur Meski Sempat Diamankan

Dari hasil pengukuran, kayu sonokeling itu berukuran 1,5–2 meter serta lebar 20–40 cm dengan kondisi basah dan kering.

Dugaan bahwa puluhan batang kayu sonokeling itu ilegal, kata Ichwan, yakni jarak lokasi penyembunyian berada sekitar 3 Km dari hutan lindung register 28 Limau, Tanggamus.

Ichwan menambahkan, pihaknya masih menyelidiki pelaku yang menyembunyikan kayu-kayu tersebut bekerja sama dengan polisi hutan dan Dinas Kehutanan Lampung.

Saat ini, barang bukti itu disita Polsek Limau untuk diselidiki lebih lanjut.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X