Kompas.com - 10/11/2019, 12:29 WIB
Foto udara Stadion sepak bola Sport Center Jabar yang ambruk di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Atap stadion yang digunakan oleh event PON XIX dan Peparnas 2016 lalu serta tempat latihan beberapa negara pada ajang Asian Games 2018 tersebut ambruk setelah diterjang hujan yang disertai angin kencang pada Sabtu (9/11) sore. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIFoto udara Stadion sepak bola Sport Center Jabar yang ambruk di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Atap stadion yang digunakan oleh event PON XIX dan Peparnas 2016 lalu serta tempat latihan beberapa negara pada ajang Asian Games 2018 tersebut ambruk setelah diterjang hujan yang disertai angin kencang pada Sabtu (9/11) sore. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

BANDUNG, KOMPAS.com - Hujan deras disertai angin kencang merobohkan sebagian atap tribun Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (9/11/2019) kemarin.

Meski demikian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Jawa Barat Engkus Sutisna memastikan kawasan Sport Jabar Arcamanik esok dapat dipakai warga untuk berolahraga.

"Warga dipersilakan berolahraga seperti biasa, keadaan aman terkendali," ujar Engkus, Minggu (10/11/19).

Baca juga: Atap Lapangan Sepakbola SOR Arcamanik Rubuh Diterjang Angin Kencang.

Dampak dari hujan deras kemarin, kata Engkus, menyebabkan bagian atap tribun penonton bagian timur terlepas dan menimpa lapangan voli pasir. Sementara kawasan yang lain termasuk area joging masih aman.

"Itu kan yang rusak tribun sebelah timur, kawasan lain insy Allah aman dipakai olahraga," katanya.

Meski begitu, Engkus tetap mengimbau kepada warga yang hendak berolahraga agar menjauhi area stadion guna menghindari kecelakaan akibat menginjak teruntuhan material atap yang tajam.

“Sports Jabar Arcamanik itu kan luas, jadi yang ingin berolahraga mohon menjauhi sisa reruntuhan. Ini musibah, force mejure yang tidak dapat kita antisipasi sebelumnya,” katanya.

Hingga saat ini, Dispora Jabar masih berkoordinasi dengan BPBD Jabar dalam penanggulangan bekas material kejadian. Namun Engkus memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Diberitakan sebelumnya, atap pintu timur sepakbola Sarana Olah Raga (SOR) Arcamanik, Kota Bandung, rubuh tertiup angin, Sabtu (9/11/2019) sore.

Rubuhnya atap tribun ini terjadi sekira pukul 14.54 WIB.

Saat itu hujan disertai angin melanda daerah SOR Arcamanik jalan Pacuan kuda, Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.

Yudi (37) sekuriti setempat mengatakan, dirinya tengah berjaga di sekitar lapangan voli pantai saat hujan disertai angin. Awalnya sekira pukul 14.15 WIB, hujan mulai deras.

"Saya lalu masuk ke stadion untuk meminta yang latihan marching band berhenti karena hujan semakin besar," katanya di lokasi setempat.

Benar saja, Selang beberapa menit, sekitar 14.54 WIB, angin semakin kencang.

Atap tribun timur lapang sepak bola mulai terangkat dan rubuh diterjang angin kencang.

"Kaya beliung, atap langsung ambruk, dalam satu menit hancur semua," kata Yudi.

Baca juga: Detik-detik Atap Stadion di Bandung Ambruk Diterjang Angin Kencang, Peserta Marching Band Terjebak

Menurut Yudi, atap stadion bola ini menimpa wisma atlet, dan sebagian hampir menimpa atap lapang voli pantai.

"Atap stadion bola nimpa wisma atlet. Jarak 25- 30 meter," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, saat ini polisi tengah mengecek lokasi. (K106-15)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X