Musim Hujan di Sulsel Diprediksi Terjadi di Pertengahan November

Kompas.com - 10/11/2019, 10:34 WIB
Ilustrasi hujan KulkannIlustrasi hujan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi musim hujan di wilayah Sulawesi Selatan dimulai di pertengahan hingga akhir November 2019.

Salah satu prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Rizky Yudha mengatakan, saat ini di wilayah Makassar dan sekitarnya, hujan sudah turun namun masih dalam intensitas ringan hingga lebat atau hujan lokal.

"Dari pengamatan memang terjadi variatif curah hujannya dari kategori intensitas ringan hingga lebat di kota Makassar. Untuk satu pekan ke depan untuk wilayah Kota Makassar dan sekitarnya diperkirakan cuaca berpotensi hujan dengan intensitas ringan bahkan lebat pada siang hari yang bersifat lokal," kata Rizky, Minggu (10/11/2019).

Baca juga: Pemkot Bekasi Optimistis Hadapi Musim Hujan


Saat musim hujan terjadi di Makassar, kata Rizky, diperkirakan wilayah Pantai Barat Sulawesi Selatan juga bakal memasuki musim hujan. Wilayah ini mulai dari Maros, Pangkep, Parepare hingga Pinrang.

Prakiraan musim hujan ini mundur satu pekan dari prakiraan sebelumnya. Rizky mengatakan penyebabnya dikarenakan kondisi global yakni El Nino dan La Nina berada dalam kategori netral.

"Tapi karena suhu muka laut di Indonesia yang cukup dingin menyebabkan awal musim hujan mundur satu dasaria," tuturnya.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Pemkot Bekasi Terus Keruk Drainase

Rizky menambahkan bahwa suhu udara di wilayah Sulawesi Selatan di bulan November juga bakal lebih rendah dibanding di bulan Oktober.

Suhu tersebut bekisar 34-35 derajat celcius dan suhu minimum bekisar 18 derajat celcius dengan kelembabanbekisar 50 hingga 95 derajat celcius.

"Jadi untuk intensitas sedang hingga lebat beberapa pekan ke depan yang perlu diwaspadai berada di daerah Enrekang, Pinrang, Luwu Timur dan sebagian Luwu Utara. Jadi curah hujan sedang itu berada di atas 20 mm per hari," Terang Rizky. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Regional
Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Regional
PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

Regional
Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Regional
Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Regional
Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Regional
Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Regional
Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Regional
Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Regional
Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Regional
Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Regional
Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Regional
Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Regional
Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X