Jenazah 2 Pendaki Asal Jambi yang Jatuh ke Bibir Kawah Gunung Dempo Dievakuasi

Kompas.com - 05/11/2019, 21:21 WIB
Proses pencarian dua pendaki asal Jambi yang hlang di Gunung Dempo, kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Setelah 10 hari pencarian, tim SAR akhirnya memutuskan menghentikan aktifitas pencarian. DOK.HUMAS BASARNAS PALEMBANGProses pencarian dua pendaki asal Jambi yang hlang di Gunung Dempo, kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Setelah 10 hari pencarian, tim SAR akhirnya memutuskan menghentikan aktifitas pencarian.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Dua jenazah pendaki asal Muaro Jambi, yakni M Fikri Sahdila (17 ) dan Jumadi (26 ), yang sebelumnya hilang di Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan, akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Sebelumnya, petugas lebih dulu mengevakuasi jenazah Jumadi pada Senin (4/11/2019).

Kemudian, jenazah Fikri berhasil diangkat dari bibir kawah dan turun dari gunung pada dini hari kemarin.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, proses evakuasi terkendala cuaca di gunung yang membuat petugas yang berada di lapangan membutuhkan waktu lama untuk menurunkan kedua korban dari atas gunung.

Hasil identifikasi kedua jenazah yang ditemukan di bibir kawah Gunung Dempo telah dipasikan adalah Fikri dan Jumadi.

"Hasil pemeriksaan serta barang yang didapati itu adalah benar pendaki asal Jambi yang hilang beberapa waktu lalu. Keluarga juga masih mengenali," kata Dolly, saat dihubungi, Selasa (5/11/2019).

Baca juga: Satu Jenazah Pendaki Asal Jambi Dievakuasi dari Kawah Gunung Dempo

Dolly menjelaskan, jenazah keduanya sempat ingin diotopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Namun, pihak keluarga menolak proses tersebut sehingga langsung diserahkan untuk  dilakukan prosesi pemakaman.

"Hari ini sudah dibawa ke Jambi untuk dimakamkan di sana. Karena keduanya merupakan warga Jambi," ujar dia.

Koordinator Pos SAR Pagaralam Alparis ZM menambahkan, setelah dua pendaki itu ditemukan, proses pencarian ditutup.

 

"Kami juga mengapresiasinya atas kerja tanpa kenal lelah dari tim SAR gabungan yang tetap semangat, kompak, dan solid dari semua Pos SAR sejak awal pencarian hingga kedua suvivor tersebut ditemukan," ujar Alparis.

Diberitakan sebelumnya, M Fikri Sahdila (17) dan Jumadi (26), dua pendaki asal Muaro Jambi  hilang di Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan sejak sepekan lalu.

Kedua pendaki dikabarkan berangkat ke Kota Pagaralam pada 13 Oktober 2019.

Mereka sempat menghubungi keluarganya pada 15 Oktober 2019, dan memberitahukan kabar bahwa mereka berada di lereng Dempo sebelum menuju ke puncak. 

Baca juga: Fakta 2 Mayat Diduga Pendaki Asal Jambi yang Hilang di Gunung Dempo, Ditemukan Wanadri hingga Proses Evakuasi Sulit



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Alat Berat, Ratusan Lapak di Pasar Mardika Ambon Digusur

Pakai Alat Berat, Ratusan Lapak di Pasar Mardika Ambon Digusur

Regional
Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap Dibuka Keluarga, Ganjar: Ikuti Prosedur Dokter

Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap Dibuka Keluarga, Ganjar: Ikuti Prosedur Dokter

Regional
Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Regional
Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Regional
Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Regional
Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Regional
Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Regional
Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X