Ada Grafik Perjalanan Baru, PT KAI Pastikan Tarif Kereta Tidak Naik

Kompas.com - 04/11/2019, 22:59 WIB
ilustrasi kereta api Shutterstockilustrasi kereta api

BANDUNG, KOMPAS.com - Mulai 1 Desember 2019, PT Kereta Api Indonesia ( PT KAI) memberlakukan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2019 sesuai Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019.

Penggunaan Gapeka 2019 menggantikan Gapeka 2017, akan memengaruhi jadwal perjalanan KA, waktu tempuh perjalanan, perpanjangan relasi KA, dan hadirnya KA-KA Baru.

“Dipastikan tidak ada perubahan tarif tiket setelah pemberlakuan Gapeka,” ujar Deputy Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Hendra Wahyono di Bandung, Senin (4/11/2019).

Hendra menjelaskan, tarif kereta tetap mengacu pada tarif batas bawah dan atas. Itu artinya, tidak akan terjadi perubahan tarif.

Baca juga: Jakarta Mystical Tour Batalkan Tur ke-3 Setelah Kejadian di Rel Kereta Bintaro

Mengenai penggantian Gapeka 2017 ke Gapeka 2019, sambung Hendra, salah satunya dikarenakan selesainya sejumlah jalur kereta.

Dari awalnya single track kini menjadi double track. Hal ini berimbas pada jadwal pemberangkatan dan jarak tempuh untuk kereta ekonomi.

Selama ini, kereta ekonomi kerap mengalah ketika ada kereta eksekutif yang bersilang. Namun setelah double track, kereta ekonomi tak perlu berhenti.

Untuk pemesanan, selama masa transisi pemberlakukan Gapeka 2019, calon penumpang bisa memesan tiket H-30. Ke depan, pihaknya akan kembali memberlakukan pemesanan tiket H-90. 

Baca juga: Mulai 1 Desember, Sebagian Perjalanan Kereta Api dari Bandung Berubah, Ini Jadwalnya

Perubahan jadwal perjalanan

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengungkapkan, perubahan jadwal tidak hanya terjadi dari Bandung dan menuju Bandung. Namun terjadi pada banyak perjalanan.

Misal, KA Senja Utama Solo dari Pasar Senen ke Solo Balapan, yang semula berangkat pukul 22.00 WIB, per 1 Desember 2019 menjadi berangkat 05.50 WIB atau lebih awal 16 jam 10 menit.

“Kemudian, KA Argo Bromo Anggrek dari Gambir ke Surabaya Pasarturi, yang semula berangkat 09.30 WIB, mulai 1 Desember 2019 berangkat 08.15 WIB atau lebih awal 75 menit,” tuturnya.

Lalu KA Matarmaja dari Malang ke Pasar Senen, yang semula berangkat pukul 17.30 WIB, mulai 1 Desember 2019 berangkat pukul 09.00 WIB atau lebih awal 8 jam 30 menit.

Baca juga: Per 1 Desember 2019, Frekuensi Perjalanan KA Jakarta-Bandung Ditambah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X