Turis Australia Pukul Tiga Petugas Sekuriti Berakhir Damai

Kompas.com - 04/11/2019, 10:34 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

BADUNG, KOMPAS.com - Kasus pemukulan yang dilakukan Scot James Harissonn (40), turis Australia, terhadap tiga petugas sekuriti Hotel Town Square Bali, di Jalan Nakula Nomor 18, Kuta, Badung, pada Rabu (30/10/2019) dini hari, berakhir damai.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa mengatakan, Harisson telah dilepaskan dari tahanan.

Baca juga: Pukul Tiga Petugas Sekuriti, Turis Australia Ditangkap di Kuta


"Iya, sudah damai," kata Prabawa, Senin (4/11/2019).

Prabawa mengatakan, kasus tersebut tak dilanjutkan lagi. Kedua belah pihak memilih jalur mediasi atau alternative dispute resolution (ADR).

Diberitakan sebelumnya, tiga petugas sekuriti yang menjadi korban pemukulan adalah Christofianus Abukun (51), Juplianus Hanu (26), dan Yeremias Hasu (37).

Saat itu, Scott James Harrison datang menumpang taksi dan berhenti di depan hotel.

Melihat tamunya dalam keadaan mabuk, tiga petugas sekuriti mencoba membantu. Namun, ternyata Scott marah dan membentak ketiganya.

Baca juga: Turis Australia Diancam Akan Dikuliti karena Punya Tato Dewa Hindu

Tak hanya itu, Scott memukul wajah ke tiga korban dengan tangan kosong. Tak terima dipukul, ketiganya lantas melaporkan Scott ke Polsek Kuta.

Ika Prabawa menduga pemukulan tersebut karena adanya salah paham dan pelaku dalam keadaan mabuk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X