Jari Seorang Anggota Pol PP Hampir Putus Saat Razia Tambang di Belitung

Kompas.com - 03/11/2019, 19:17 WIB
Ilustrasi luka ThinkstockIlustrasi luka

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Mustarifah, seorang anggota Pol PP Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dirujuk ke RSUD Ir Soekarno Bangka karena menderita luka bacok.

Kasubag Humas RSUD Ir Soekarno Rewi Sukandri mengatakan, pasien tersebut telah ditangani tim medis dan kini dalam perawatan.

"Sudah dirawat karena jari hampir putus," kata Rewi saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (3/11/2019).

Rewi menuturkan, Mustarifah merupakan pasien rujukan dari RSUD Tanjung Pandan, Belitung yang menjadi korban saat insiden penertiban tambang timah ilegal di Desa Sijuk.

"Saat ini baru satu pasien. Kemungkinan bisa bertambah karena kabarnya ada lagi yang luka di kepala," kata Rewi.

Baca juga: 5 Fakta Terkini Wagub Babel dan Rombongan Dikepung Massa Saat Razia Tambang Liar,

Diberitakan sebelumnya, upaya penertiban tambang di Desa Sijuk Belitung berakhir anarkistis.

Sejumlah petugas Pol PP terluka dan tujuh kendaraan operasional dirusak massa.

Diduga massa tersulut emosinya setelah petugas membongkar dan membakar alat tambang yang beroperasi di kawasan hutan lindung pantai itu.

Dalam peristiwa itu, tim Pol PP Pemprov Bangka Belitung dan Pol PP Pemkab Belitung Timur tidak berkoordinasi dengan Polres dan Pol PP Pemkab Belitung karena khawatir razia bocor.

Baca juga: Sempat Terkepung Saat Penertiban Tambang, Ini Kata Wagub Babel

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X