Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung yang Jasadnya Dikubur di Septic Tank dan Dicor

Kompas.com - 31/10/2019, 16:53 WIB
Ilustrasi rumah sakit SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit

Kapolsek Warureja Iptu Nugroho Santoso mengatakan, Wahudin, pelaku pembunuhan ayah kandungnya Rahadi dengan menggunakan kapak dan mengubur jasadnya di septic tank dan dicor di rumahnya di Desa Kendayakan, Jawa Tengah, diduga mengalami gangguan jiwa.

Masih dikatakan Santoso, pelaku kerap bolak-balik ke rumah sakit untuk pemeriksaan kejiwaan.

"Pelaku itu diduga mengalami gangguan jiwa. Bolak-balik ke rumah sakit untuk periksa kejiwaan," kata Nugroho saat mengamankan jalannya otopsi jenazah Rahadi oleh Tim DVI Polda Jateng di makam desa setempat, Kamis (31/10/2019).

Meski demikian, saat berkomunikasi, Wahudin seperti layaknya orang normal.

Baca juga: 3 Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Remaja di Makassar Ditangkap

4. Pernah berobat tiga kali di RS Mitra Siaga

Sementara itu, Kepala Desa Kendayakan, Rasiun mengatakan, informasi dari tetangga sekitar dan keluarga, pelaku pernah berobat sampai tiga kali di RS Mitra Siaga, Tegal.

Meski demikian, keseharian pelaku yang pernah menjadi anak buah kapal (ABK) ini layaknya orang normal saat berinteraksi.

"Kalau diajak komunikasi nyambung kaya orang normal," kata dia.

Baca juga: 3 Anak di Semarang Alami Gangguan Jiwa akibat Kecanduan Game Online

Sumber: KOMPAS.com (Kontributor Tegal, Tresno Setiadi | Editor: Khairina)

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Regional
Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Buru

Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Buru

Regional
Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Regional
Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Regional
Detik-detik Buaya Terkam Nelayan, Korban Tewas hingga Petugas Keluarkan Tembakan

Detik-detik Buaya Terkam Nelayan, Korban Tewas hingga Petugas Keluarkan Tembakan

Regional
152 Tenaga Medis Positif Covid-19 di NTB, Wagub: Sebagian Besar Bertugas di IGD

152 Tenaga Medis Positif Covid-19 di NTB, Wagub: Sebagian Besar Bertugas di IGD

Regional
Santri Klaster Temboro Positif Corona Kabur dari Klinik, Diduga Kangen Keluarga

Santri Klaster Temboro Positif Corona Kabur dari Klinik, Diduga Kangen Keluarga

Regional
Update 4 Juni 2020, Jumlah Pasien Corona di Sumsel Bertambah

Update 4 Juni 2020, Jumlah Pasien Corona di Sumsel Bertambah

Regional
Melonjak 109 Pasien Positif, Kalsel Catat 1.142 Kasus Corona

Melonjak 109 Pasien Positif, Kalsel Catat 1.142 Kasus Corona

Regional
Karawang Segera Lakukan Tes Swab Massal, Diutamakan untuk ODP, PDP dan OTG

Karawang Segera Lakukan Tes Swab Massal, Diutamakan untuk ODP, PDP dan OTG

Regional
Pria Ini Pukuli Tenaga Medis karena Kesal Tak Bisa Ikut Rapid Test

Pria Ini Pukuli Tenaga Medis karena Kesal Tak Bisa Ikut Rapid Test

Regional
3 Kecamatan di Tulang Bawang Diterpa Puting Beliung

3 Kecamatan di Tulang Bawang Diterpa Puting Beliung

Regional
Meningkat Signifikan, 317 Pasien Positif Covid-19 di Surabaya Sembuh dalam 3 Hari

Meningkat Signifikan, 317 Pasien Positif Covid-19 di Surabaya Sembuh dalam 3 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X